ADHIKARYA PARLEMEN

Anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti Khawatir Kasus Covid-19 Di Cianjur Terus Naik

Detiktoday.com – Sampai hari ini, tercatat 6.383 orang positif Covid-19 di Cianjur, 5.404 orang di antaranya sudah sembuh dan sisanya masih menjalani isolasi di sejumlah tempat.

Meningkatnya kasus Covid-19 di sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, termasuk penemuan klaster baru tenaga medis dan pengungsi.

Sebanyak 11 tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan terpapar virus Covid-19.

Para nakes yang terdiri dari seorang dokter, bidan, perawat dan pegawai itu terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen yang dilaksanakan rutin di puskesmas.

Anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti,S.Ab., mengaku khawatir dengan perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Cianjur. Ia mengajak warga dari seluruh lapisan proaktif melawan penyebaran virus corona, untuk menghindari dampak fatal dari pandemi ini yaitu angka paparan yang tinggi dan kolapsnya fasilitas kesehatan.

“Jumlah orang yang dirawat akibat Covid-19 terus bertambah, bahkan tingkat kematian pun bertambah. Virus ini tidak bisa dilihat oleh mata, tidak bisa dianggap sepele, perlu sebuah langkah kongkrit, sistem kuat agar bisa meredam laju penyebaran covid-19,” ujar Weni saat dikonfirmasi Selasa, 22/06/2021.

Weni mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten Cianjur, TNI, Polri dengan skema penyekatan di beberapa pintu masuk Kabupaten Cianjur serta pemberlakuan PPKM Mikro ditingkatkan di setiap wilayah.

“Kalau tidak diadakan sebuah skema sistem yang sesuai dengan kondisi karakteristik wilayah kabupaten Cianjur yang sangat luas akses masuknya dimana-mana ini akan sulit, oleh karenanya perlu sinergitas antar lembaga dan besarnya peran serta masyarakat dalam memahami permasalahan pandemi Covid-19 ini,” jelas legislator PDI Perjuangan asal Dapil Jabar 4 Kabupaten Cianjur ini.

 “Kita tidak ingin kasusnya terus melonjak, Cianjur jangan sampai menjadi zona merah. Beberapa kampung yang ditemukan klaster sudah diberlakukan lockdown, kami mengimbau masyarakat kabupaten Cianjur bisa bekerjasama untuk mentaati aturan penanganan Covid-19 dari pemerintah serta tetap menjalankan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” pungkasnya.

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detect

Please consider supporting us by disabling your ad blocker