Nia Purnakania : Sinergi Dunia Pendidikan dan Dunia Industri Penting untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Detiktoday.com – Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Nia Purnakania, SH., M.Kn., kembali menyapa konstituennya dalam agenda reses yang digelar di GOR Desa Cisondari, Pasirjambu, Kabupaten Bandung, pada 4 Maret 2025. Dengan semangat membangun sinergi antara dunia pendidikan dan industri, Nia menegaskan pentingnya keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
“Pendidikan harus sejalan dengan kebutuhan industri. Pemerintah wajib memastikan bahwa lulusan sekolah dan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang siap pakai di dunia kerja. Program pelatihan berbasis keterampilan dan kerja sama erat dengan dunia industri menjadi kunci keberhasilan,” paparnya.
Tak hanya fokus pada pendidikan, Nia juga menyoroti urgensi penciptaan lapangan kerja melalui kemudahan investasi di daerah. Ia berkomitmen untuk mendorong kebijakan yang membuka jalan bagi investor agar semakin banyak perusahaan yang hadir dan menyerap tenaga kerja lokal.
“Kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja. Program wirausaha harus diperkuat agar mereka mampu berinovasi dan bersaing di era ekonomi kreatif,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Nia juga menegaskan peran strategis UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ia mendorong pelatihan kewirausahaan yang lebih menyeluruh, tidak hanya berbasis modal, tetapi juga mencakup strategi pemasaran dan manajemen bisnis yang solid.
“Agar UMKM bisa naik kelas, mereka butuh lebih dari sekadar modal. Pendampingan dalam manajemen usaha dan pemasaran yang efektif harus menjadi prioritas, sehingga mereka mampu bersaing di pasar yang kian kompetitif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nia menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal kebijakan terkait bantuan modal bagi UMKM, baik dalam bentuk pinjaman lunak maupun hibah dari pemerintah provinsi. Menurutnya, langkah ini sangat penting demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam menyuarakan kebutuhan dan aspirasinya kepada pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya bisa terwujud jika ada komunikasi yang baik antara masyarakat dan para pemangku kebijakan.
“Kami di DPRD Jabar siap menjadi jembatan aspirasi rakyat. Pembangunan harus membawa manfaat nyata bagi semua lapisan masyarakat, bukan hanya sebatas wacana,” pungkasnya dengan optimisme.