
Detiktoday.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat, Tuti Turimayanti, mengajak masyarakat untuk meneladani sikap keteguhan dan konsistensi dalam menjalani kehidupan, khususnya di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Pesan tersebut ia sampaikan dalam momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, peristiwa penting dalam sejarah Islam yang sarat dengan nilai keimanan dan pembentukan karakter.
Menurut Tuti, Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa spiritual yang dikenang setiap tahun, melainkan mengandung pelajaran mendalam tentang kekuatan iman, ketaatan, dan hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Perjalanan Rasulullah SAW menjadi pengingat bahwa keimanan yang kokoh merupakan fondasi utama dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kita untuk tetap konsisten dalam menjalankan nilai-nilai kebaikan dan tidak mudah goyah, meskipun berada dalam situasi yang sulit,” tutur Tuti.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti makna penting salat lima waktu yang ditetapkan dalam peristiwa Isra Mi’raj. Ia menyebut salat sebagai sarana utama pembentukan kedisiplinan spiritual sekaligus penguat moral dalam kehidupan sehari-hari.
“Salat adalah pengingat sekaligus sumber kekuatan rohani yang menjaga manusia agar tetap berada pada jalan yang benar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tuti menilai nilai istiqamah sangat relevan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. Ia menegaskan bahwa keteguhan prinsip, integritas, dan kejujuran harus menjadi pegangan utama dalam melayani masyarakat.
“Dalam setiap peran yang kita jalani, diperlukan keteguhan hati agar tidak terjebak pada kepentingan sesaat. Iman dan ibadah menjadi kompas moral dalam menentukan sikap dan kebijakan,” jelasnya.
Tuti juga mengajak masyarakat Jawa Barat menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum introspeksi diri. Ia berharap nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam peristiwa tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk peningkatan kualitas ibadah serta kepedulian sosial.
Menurutnya, keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT dan hubungan antarmanusia merupakan kunci terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis. Sikap sabar, ikhlas, dan peduli terhadap sesama harus terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Tuti menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas dengan berlandaskan nilai moral dan spiritual yang kuat. Ia berharap semangat Isra Mi’raj dapat menjadi energi positif dalam membangun Jawa Barat yang berkeadilan, berakhlak, dan berkelanjutan.
Leave a comment