
Detiktoday.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Tuti Turimayanti, mendorong generasi muda agar tidak bersikap pasif terhadap dunia politik. Ia menegaskan bahwa politik memiliki peran penting sebagai instrumen perjuangan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat sekaligus menentukan arah pembangunan daerah ke depan.
Menurut Tuti, keterlibatan anak muda dalam politik menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. “Generasi muda tidak boleh menjauh dari politik. Jika mereka memilih diam, maka proses pengambilan keputusan publik akan dikuasai oleh pihak-pihak yang belum tentu berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masih rendahnya partisipasi politik kaum muda sering kali dipicu oleh pandangan negatif terhadap politik praktis. Padahal, lanjut Tuti, dunia politik justru membutuhkan semangat, kreativitas, dan idealisme yang dimiliki generasi muda agar kebijakan yang lahir lebih visioner dan berorientasi pada masa depan.
“Energi dan gagasan segar anak muda sangat dibutuhkan. Tanpa kehadiran mereka, sulit mewujudkan kebijakan yang benar-benar menjawab tantangan zaman,” katanya.
Tuti juga menekankan bahwa partisipasi politik tidak selalu harus dimulai dari jabatan formal. Anak muda dapat berkontribusi melalui berbagai cara, seperti aktif dalam forum diskusi publik, mengawal kebijakan pemerintah, terlibat dalam kegiatan sosial, hingga bergabung dengan organisasi kemasyarakatan atau partai politik sesuai dengan nilai yang diyakini.
Ia menilai generasi muda memiliki kepekaan tinggi terhadap isu-isu strategis, mulai dari lingkungan hidup, pendidikan, perkembangan teknologi, hingga keadilan sosial. Menurutnya, seluruh isu tersebut harus diperjuangkan melalui jalur politik agar dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan konkret.
Sebagai wakil rakyat, Tuti mengaku terus membuka ruang partisipasi dan komunikasi dengan kalangan muda. Ia secara aktif mendorong dialog terbuka dan penyerapan aspirasi agar suara generasi muda dapat tersalurkan dengan baik.
Melalui dorongan tersebut, Tuti Turimayanti berharap anak muda di Jawa Barat tidak lagi bersikap apatis, melainkan tampil sebagai kekuatan intelektual dan moral yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa.
Leave a comment