
Detiktoday.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan pentingnya penegakan sanksi administratif bagi penyelenggara negara yang tidak patuh dalam melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Penerapan sanksi secara tegas dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan sekaligus memperkuat pengawasan internal di setiap institusi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penegakan sanksi tersebut memerlukan peran aktif pimpinan lembaga serta aparat pengawas internal pemerintah (APIP), termasuk inspektorat di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Menurutnya, LHKPN harus dioptimalkan sebagai instrumen pengawasan yang efektif dan berkelanjutan.
“KPK mendorong agar sanksi administratif benar-benar dilaksanakan oleh masing-masing institusi. Ini mencakup pelanggaran berupa tidak menyampaikan LHKPN, laporan yang tidak benar atau tidak lengkap, maupun keterlambatan pelaporan,” kata Budi dalam keterangan resminya, Rabu, 4 Februari 2026.
Budi menjelaskan, penerapan sanksi yang konsisten diyakini mampu meningkatkan tingkat kepatuhan para wajib lapor di seluruh instansi. Selain berfungsi sebagai alat kontrol, LHKPN juga memiliki peran penting dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi sejak dini.
Lebih lanjut, KPK juga mendorong agar data kepatuhan LHKPN dimanfaatkan dalam sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemerintahan. Kepatuhan pelaporan dinilai dapat dijadikan salah satu indikator penilaian dalam proses promosi, mutasi, maupun pengisian jabatan tertentu.
“Selain sanksi, kepatuhan LHKPN juga bisa menjadi bentuk penghargaan. Misalnya, dijadikan syarat dalam promosi atau kenaikan jabatan bagi penyelenggara negara yang tertib melaporkan harta kekayaannya,” ujar Budi.
KPK berharap penguatan fungsi LHKPN melalui penerapan sanksi dan mekanisme penghargaan tersebut dapat membangun budaya integritas yang lebih kuat. Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas penyelenggara negara dapat terus ditingkatkan demi tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Leave a comment