Bareskrim Tetapkan AKBP Didik Putra Kuncoro Tersangka Dugaan Narkoba

Share
Share

Detiktoday.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi menetapkan Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro, sebagai tersangka dalam kasus dugaan kepemilikan narkotika dan psikotropika. Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa forum gelar perkara menyepakati peningkatan status perkara ke tahap penyidikan dengan sangkaan Pasal 609 ayat (2) huruf (a) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP junto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Kasus ini mencuat setelah penyidik menerima informasi dari Paminal Mabes Polri bahwa Kuncoro telah diamankan. Dari hasil pemeriksaan awal, diperoleh keterangan mengenai koper putih milik tersangka yang diduga berisi narkoba dan berada di rumah seorang anggota polisi berinisial Aipda DA di wilayah Tangerang, Banten.

Tim penyidik kemudian mendatangi lokasi tersebut dan menemukan koper yang sebelumnya telah diamankan personel Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan. Dari penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sabu seberat 16,3 gram, 49 butir ekstasi beserta dua butir sisa pakai seberat 23,5 gram, 19 butir alprazolam, dua butir happy five, serta 5 gram ketamin.

Penyidik berencana memeriksa tersangka lebih lanjut untuk menelusuri alur perpindahan koper tersebut. Saat ini, Kuncoro ditempatkan dalam penempatan khusus oleh Divisi Propam Polri.

Selain itu, penyidik juga masih mendalami peran Aipda DA dan seorang perempuan berinisial MA yang berstatus saksi guna mengklarifikasi dugaan keterlibatan serta unsur kesengajaan (mens rea) dalam perkara ini.

Nama Kuncoro sebelumnya menjadi perhatian publik setelah kasus narkoba yang menjerat mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota. Dalam pengembangan perkara di Polda NTB, muncul dugaan aliran dana miliaran rupiah dari bandar narkoba kepada sejumlah pihak, yang kini masih terus didalami penyidik.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *