BANTEN || Detiktoday.com – Gerakan Mahasiswa Perubahan (GMP) menyampaikan keprihatinan serius atas dugaan maraknya peredaran rokok ilegal yang diduga lolos dari pengawasan aparat di wilayah Pelabuhan Merak.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap efektivitas pengawasan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya di kawasan strategis seperti Merak.
Berdasarkan informasi dan temuan lapangan, Giva menilai, adanya indikasi lemahnya pengawasan terhadap arus barang masuk dan keluar, yang berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyelundupkan rokok ilegal tanpa pita cukai resmi.
Hal ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga mencederai keadilan bagi pelaku usaha yang taat aturan.