NEW YORK, Detiktoday.com – Harga emas dunia menguat pada perdagangan Jumat (17/4/2026). Penguatan itu didorong pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), serta meredanya kekhawatiran geopolitik setelah Iran memastikan jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka.
Harga emas spot ditutup menguat 0,86% menjadi US$ 4.831,98 per ons troi. Secara mingguan, logam mulia ini telah 0,8%. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup naik 0,85% ke level US$ 4.849,4 per ons troi.
Dikutip dari Reuters, pernyataan Menteri Luar Negeri Iran yang memastikan jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap beroperasi selama masa gencatan senjata menjadi katalis positif bagi pasar. Jalur tersebut akan digunakan sesuai rute terkoordinasi yang telah ditetapkan oleh otoritas pelabuhan dan maritim Iran.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan, pembicaraan lanjutan terkait konflik Iran berpotensi berlangsung akhir pekan ini. Ia juga optimistis kesepakatan damai dapat segera tercapai.
Kondisi ini menekan harga minyak dunia, yang pada akhirnya meredakan kekhawatiran inflasi global.
“Pembukaan kembali Selat Hormuz merupakan peristiwa penting. Dengan tekanan pada harga minyak, ekspektasi inflasi menurun dan peluang penurunan suku bunga kembali menguat, ini menjadi kabar baik bagi emas,” ujar Wakil Presiden sekaligus Senior Strategist Zaner Metals Peter Grant.
Prediksi Harga Emas