Saham BBRI Diramal ke Sini, Ada Momen Krusial

Saham BBRI Diramal ke Sini, Ada Momen Krusial

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI kembali hijau 0,59% ke Rp 3.430 pada akhir perdagangan Jumat (17/4/2026) kemarin. Pada perdagangan sehari sebelumnya, saham bank BUMN ini juga naik 0,29%.

Sebanyak 209,11 juta saham Bank Rakyat Indonesia diperdagangkan kemarin, frekuensi 30.605 kali, dan nilai transaksi Rp 716,99 miliar.

Net sell investor asing di saham ini tercatat Rp 212,13 miliar, menipis dibandingkan Kamis Rp 302,5 miliar, dan kian pulih apabila disandingkan dengan Rabu pekan ini dengan net sell Rp 706,57 miliar.

Dalam satu pekan terakhir, saham berkode BBRI menguat 1,18%. Namun investor asing masih membukukan net sell Rp 1,09 triliun dalam periode tersebut.

Sementara itu, MNC Sekuritas dalam ulasannya untuk perdagangan Senin (20/4/2026) pekan depan menyebut BBRI menguat 0,59% ke 3.430 di Jumat dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung menurun.

Broker efek tersebut memperkirakan BBRI bisa turun dulu ke kisaran 3.280-3.400 dan merekomendasikan buy on weakness di area tersebut.

Di sisi lain, Senin, 20 April menjadi momen krusial bagi BBRI karena merupakan cum date dividen final perseroan.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI membagikan dividen tunai tahun buku 2025 kepada pemegang saham sebesar Rp 52,10 triliun atau sebesar Rp 346 per saham.

“Jumlah tersebut termasuk dividen interim yang telah dibagikan kepada pemegang saham pada tanggal 15 Januari 2026 sejumlah Rp 20,63 triliun atau sebesar Rp 137  per saham,” ungkap direksi BBRI dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (14/4/2026).

Dengan demikian, lanjut direksi Bank Rakyat Indonesia, sisa jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sebesar Rp 31,47 triliun atau sebesar Rp 209 per saham.

Adapun cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada pada Senin, 20 April 2026 pekan depan. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi 21 April. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak 22 April. Dan pembayaran dividen 8 Mei.

Share