Ramalan Harga Emas Pekan DepanRamalan Harga Emas Pekan Depan

Ramalan Harga Emas Pekan DepanRamalan Harga Emas Pekan Depan

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.comHarga emas dunia diproyeksikan masih berpotensi menguat pada pekan depan. Penguatan itu bakal didorong meredanya ketegangan geopolitik global. Namun, pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap tekanan dari data ekonomi Amerika Serikat (AS) dan arah kebijakan The Fed.

Harga emas ditutup melesat 0,87% menjadi US$ 4.830,43 per ons troi pada perdagangan Jumat (17/4/2026).

Dikutip dari Kitco News, harga emas mencatat kenaikan selama empat pekan berturut-turut. Penguatan ini dipicu oleh gencatan senjata di Timur Tengah, termasuk antara Israel dan Hizbullah, serta dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Sepanjang pekan lalu, harga emas sempat menyentuh level tertinggi di atas US$ 4.890 per ons troi, sebelum ditutup di kisaran US$ 4.829 per ons troi akibat aksi ambil untung.

Survei mingguan Kitco menunjukkan mayoritas analis Wall Street kembali berada di zona optimistis. Sebanyak 80% responden memprediksi harga emas akan naik, sementara 20% lainnya melihat potensi penurunan.

Presiden Asset Strategies International Rich Checkan mengatakan, pergerakan emas saat ini sangat dipengaruhi dinamika geopolitik. “Emas cenderung naik saat tensi mereda dan turun saat konflik meningkat. Selama gencatan senjata bertahan, harga berpotensi terus rebound,” ujarnya.

Namun, analis Barchart Darin Newsom mengingatkan, adanya potensi koreksi. Ia menilai indikator teknikal menunjukkan kondisi jenuh beli (overbought), yang bisa memicu pelemahan jangka pendek.

Memasuki pekan depan, perhatian pasar akan tertuju pada sejumlah rilis data penting AS, seperti penjualan ritel dan sektor perumahan. Data ini akan memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan moneter.

Tunggu Uji Kelayakan

Share