Harga Emas Melemah, Nyaris Jebol Batas US$ 4.700 per Ons TroyHarga Emas Melemah, Nyaris Jebol Batas US$ 4.700 per Ons Troy

Harga Emas Melemah, Nyaris Jebol Batas US$ 4.700 per Ons TroyHarga Emas Melemah, Nyaris Jebol Batas US$ 4.700 per Ons Troy

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.comHarga emas dunia melemah pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Pelemahan itu seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi yang dipicu lonjakan harga minyak, serta ketidakpastian perkembangan negosiasi damai Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih buntu.

Harga emas hari ini turun 0,81% menjadi US$ 4.702,04 per ons troy. sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni melemah 0,74% ke level US$ 4.717,49 per ons troy. Tekanan pada emas terjadi di tengah penguatan harga minyak mentah Brent yang bertahan di atas US$ 100 per barel.

Dikutip dari Reuters, kenaikan harga minyak dipicu penarikan stok bensin dan distilat di Amerika Serikat yang lebih besar dari perkiraan, serta ketegangan geopolitik yang masih berlangsung. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran inflasi global, yang berpotensi menahan kebijakan penurunan suku bunga The Fed.

“Melihat minyak Brent kembali ke level tiga digit membuat kekhawatiran inflasi kembali ke permukaan, dan menekan harga emas hari ini,” ujar analis pasar KCM Trade Tim Waterer.

Menurutnya, harga minyak yang tinggi dapat memicu inflasi lebih lanjut karena meningkatkan biaya transportasi dan produksi. Kondisi ini juga memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama, yang pada akhirnya mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.

Di sisi geopolitik, ketegangan kembali meningkat setelah Iran dilaporkan menyita dua kapal di Selat Hormuz. Situasi ini terjadi di tengah mandeknya pembicaraan damai dengan Amerika Serikat, serta belum adanya kejelasan mengenai gencatan senjata.

Fokus Investor

Share