JAKARTA, Detiktoday.com – Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan terakhir.
Ada saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC), PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), dan lain-lain.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode perdagangan 20-24 April 2026 saham EMAS menjadi penggerak IHSG terbesar.
EMAS menyumbang 6,96 poin terhadap IHSG, dengan kenaikan harga 7,83% dan kapitalisasi pasar saham free float atau saham publik (market capitalization free float/MCFF) sebesar Rp 42,79 triliun.
Kemudian, saham APIC dan ARKO. Kontribusi APIC terhadap IHSG sebesar 6,12 poin, dengan kenaikan harga 30,08% dan MCFF Rp 11,82 triliun. Sedangkan ARKO 4,2 poin, 23,75%, dan Rp 9,77 triliun.
Diikuti, saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). ESSA menyumbang 3,65 poin, dengan kenaikan harga 22,73% dan MCFF Rp 8,78 triliun.
Sedangkan ENRG sebesar 3,12 poin, dengan kenaikan harga 6,74% dan MCFF Rp 22,03 triliun, serta WBSA sebesar 2,6 poin, 94,16%, dan Rp 2,39 triliun.
Selanjutnya, saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).
BDMN berkontribusi 2,4 poin, dengan kenaikan harga 57,42% dan MCFF Rp 2,94 triliun. BBNI 1,94 poin, 1,62%, dan Rp 54,46 triliun.
Lalu, saham SSIA 1,64 poin, 19,26%, dan Rp 4,52 triliun. Terakhir, BBTN 0,99 poin, 6,87%, dan Rp 6,85 triliun.
Top Cuan