ABMM Agresif Akusisi Tambang, Siapkan Lonjakan ProduksiABMM Agresif Akusisi Tambang, Siapkan Lonjakan Produksi

ABMM Agresif Akusisi Tambang, Siapkan Lonjakan ProduksiABMM Agresif Akusisi Tambang, Siapkan Lonjakan Produksi

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – PT ABM Investama Tbk (ABMM) memperkuat langkah ekspansi di sektor pertambangan guna mendongkrak kinerja jangka panjang, di tengah dinamika pasar energi global sepanjang 2025.

Direktur Utama ABM Investama (ABMM) Achmad Ananda Djajanegara, mengatakan perseroan terus memperkuat posisi sebagai perusahaan energi terintegrasi melalui akuisisi dan pengembangan aset tambang strategis.

“Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, kami telah mengakuisisi PT Nirmala Coal Nusantara pada 2024 dan PT Piranti Jaya Utama pada 2025,” ujar Achmad dalam keterangan pers, Kamis (30/4/2026).

Achmad menyebutkan, langkah ekspansi ini dilakukan melalui anak usaha PT Reswara Minergi Hartama, yang mengakuisisi PT Nirmala Coal Nusantara (NCN) melalui PT Nagata Dinamika Hidro Pongko (NDHP).

Menurut Achmad, tambang NCN yang berlokasi di Aceh Barat memiliki potensi cadangan sekitar 31 juta ton batu bara dengan kalori 3.000–3.100 kcal per kg. Selain itu, total sumber daya tambang ini mencapai 87,34 juta ton dengan luas area sekitar 3.198 hektare.

NCN juga telah mencatatkan penjualan perdana (first sales) pada Februari 2026 dan diproyeksikan menjadi salah satu penopang produksi ABMM ke depan.

Selain itu, lanjut dia, Reswara juga mengakuisisi PT Piranti Jaya Utama (PJU) yang berlokasi di Kapuas, Kalimantan Tengah. Tambang ini memiliki luas konsesi sekitar 4.800 hektare dengan potensi sumber daya mencapai 83,4 juta ton dan cadangan sekitar 34 juta ton.

“PJU ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2026 dan diharapkan menjadi salah satu aset strategis dengan kualitas batu bara kalori 4.800–5.100 kcal per kg,” paparnya.

Efisiensi Tetap Terjaga

Share