JAKARTA, Detiktoday.com – Harga emas dunia diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (30/4/2026), didorong kombinasi sinyal teknikal yang solid dan dukungan sentimen global.
Harga emas hari ini terlihat naik 0,47% ke level US$ 4.565,39 per ons troi saat berita ditulis.
Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit mengungkapkan, pergerakan emas timeframe H1 menunjukkan peluang kenaikan jangka pendek setelah terbentuk pola double bottom yang telah terkonfirmasi. Pola ini menjadi indikasi kuat adanya pembalikan arah dari tren turun ke tren naik.
“Konfirmasi didapat setelah harga emas menembus area neckline, menandakan tekanan beli mulai mendominasi,” tulis Geraldo dalam risetnya.
Secara teknikal, Geraldo menjelaskan, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level resistance di kisaran US$ 4.604 per ons troi. Jika momentum tetap terjaga, harga diproyeksikan menguji level US$ 4.629 per ons troi sebagai target lanjutan dalam jangka pendek.
Dari sisi fundamental, lanjut dia, sentimen positif turut datang dari kebijakan The Fed yang kembali menahan suku bunga acuan. Kondisi ini mengurangi daya tarik instrumen berbasis yield seperti obligasi, sehingga meningkatkan minat terhadap emas sebagai aset non-yield.
Penopang Harga Emas