JAKARTA, Detiktoday.com – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI melompat 3,62% ke Rp 3.150 pada akhir perdagangan Selasa (5/5/2026). Saham BBRI membalikkan keadaan dengan diborong asing.
Sebanyak 253,17 juta saham BBRI diperdagangkan, frekuensi 44.037 kali, dan nilai transaksi Rp 793,30 miliar. Investor asing akhirnya membukukan net buy di saham emiten bank BUMN mencapai Rp 244,52 miliar.
Pada 13 hari bursa sebelumnya, yakni pada 15-30 April 2026, saham Bank Rakyat Indonesia dengan kode BBRI selalu membukukan net sell asing.
Sebenarnya, tanda-tanda pembalikkan keadaan saham BBRI mulai terlihat pada 4 Mei lantaran net sell asing di hari itu mulai menipis hanya Rp 18,07 miliar.
CGS International Sekuritas menaksir apabila saham BBRI masih naik ke atas pada Rabu (6/5/2026), maka resistance pertama pada 3.200 dan resistance kedua di 3.250.
Saham BBRI berpotensi berbalik arah jika mengenai pivot 3.120 dengan support pertama pada 3.070 dan support kedua 2.990.
Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa saham BBRI bullish divergence dan berpotensi reversal. “Hal ini didukung dengan Stocahstic RSI golden cross dan penyempitan slope MACD,” terang Phintraco dalam analisanya kemarin.
Phintraco merekomendasikan titik masuk saham BBRI di kisaran 3.070-3.120. Dengan tiga target harga. Target harga pertama 3.330, target harga kedua 3.450, dan target harga ketiga 3.600-3.700.
“Stoploss di bawah 2.990,” jelas Phintraco Sekuritas.