Puan Sampaikan Duka Atas Kecelakaan di Bekasi Timur dan Musi Rawas Hingga Gugurnya Praka Rico di Lebanon

Puan Sampaikan Duka Atas Kecelakaan di Bekasi Timur dan Musi Rawas Hingga Gugurnya Praka Rico di Lebanon

Share
Share

Jakarta, Detiktoday.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan duka cita mendalam atas sejumlah peristiwa kecelakaan dan musibah yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir saat memimpin pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Dalam pidatonya, Puan menyoroti kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur serta kecelakaan bus di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

“Semoga korban yang berpulang mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan korban yang luka-luka segera diberi kesembuhan serta keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Puan dengan didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, dikutip dari dpr.go.id, Kamis (14/5/2026).

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Puan di hadapan anggota dewan dan jajaran pemerintah yang menghadiri rapat paripurna pembukaan masa sidang. Ia menegaskan bahwa DPR RI turut merasakan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di berbagai daerah tersebut.

Kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur sebelumnya menjadi perhatian publik setelah menimbulkan korban dan gangguan perjalanan transportasi massal. Sementara itu, kecelakaan bus di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, juga menyebabkan korban jiwa serta luka-luka yang memerlukan penanganan medis intensif.

Dalam kesempatan yang sama, Puan juga menyampaikan penghormatan kepada prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Terakhir, dirinya turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit TNI, Rico Pramudia, saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon.

“DPR RI menyampaikan penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengorbanan para putra terbaik bangsa dalam mengemban tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia,” ungkapnya.

Puan menilai pengabdian prajurit TNI dalam misi perdamaian internasional merupakan bentuk nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan global. Menurutnya, pengorbanan yang diberikan para prajurit bangsa harus menjadi teladan sekaligus pengingat akan pentingnya dedikasi terhadap tugas negara.

Rapat Paripurna pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 tersebut juga menjadi momentum bagi DPR RI untuk kembali menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran setelah masa reses. Dalam sidang itu, pimpinan DPR turut mengajak seluruh anggota dewan untuk bekerja maksimal dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga stabilitas nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Share