Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 17 April 2026, Cek RinciannyaHarga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 17 April 2026, Cek RinciannyaHarga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 17 April 2026, Cek Rinciannya

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan Solid hingga Potensi Saham DEWA Meroket

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Minggu (17/5/2026):

1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 17 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan terpantau kompak stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi dan Laku Emas pada Minggu pagi, 17 Mei 2026.

Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.

Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Minggu (17/5/2026) di sini.

2. IPO Gayo Mineral Dikaji, Saham DEWA Bisa Segini

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sedang mengkaji pendanaan pengembangan proyek tambang emas anak usaha PT Gayo Mineral Resources, mulai dari pinjaman bank, IPO saham, hingga penerbitan obligasi. Proyek ini menjadi salah satu pertimbangan dapat menetapkan target harga saham DEWA.

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), DEWA sudah sudah memasuki fase eksplorasi tahap 2 Gayo Mineral, sedangkan fase tiga ditargetkan tuntas tahun 2027. EPC tambang ini ditargetkan dimulai tahun 2028.

Sampai saat ini, DEWA belum memberikan waktu persis pengumuman sumber daya dan cadangan tambang itu. Tetapi, BRIDS menduga perseroan masih menunggu hasil eksplorasi fase 3 sebelum memberikan gambaran lebih jelas.

3. Saham BBRI Lolos, Malah Paling Diburu

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil lolos dari tekanan jual investor asing sepanjang Mei berjalan ini, bahkan saham BBRI paling diburu.

Berbeda dengan saham bank besar lain, seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang masih menjadi bulan-bulanan aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Asing mencetak transaksi beli bersih (net buy) pada saham BBRI sebesar Rp 385,5 miliar selama periode 1-13 Mei 2026. Net buy asing pada saham BBRI merupakan yang terbesar dibandingkan saham lainnya.

4. Pakar Ramal Harga Emas Antam (ANTM) Pekan Depan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diperkirakan bergerak fluktuatif pada pekan depan di tengah dinamika geopolitik global, arah suku bunga Amerika Serikat (AS), hingga pelemahan rupiah. Harga emas Antam diprediksi bergerak dalam rentang Rp 2.749.000 per gram hingga mendekati Rp 2.900.000 per gram.

Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan, harga emas Antam (ANTM) berpotensi turun ke level Rp 2.749.000 per gram dari posisi penutupan Sabtu (16/5/2026) sebesar Rp 2.769.000 per gram.

Menurut dia, penurunan harga emas Antam masih dapat berlanjut hingga ke level Rp 2.685.000 per gram atau terkoreksi Rp 84.000 per gram dibanding posisi akhir pekan lalu.

5. Menyelamatkan Saham Emiten Prajogo Pangestu

Saham-saham emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu berguguran pada perdagangan Rabu (13/5/2025), setelah pengumuman MSCI Rebalancing Index yang mengeluarkan saham tiga perusahaan milik orang terkaya di Indonesia tersebut.

Sebagai pebisnis andal yang sarat pengalaman, Prajogo Pangestu diyakini memiliki strategi jitu untuk kembali mengangkat saham-sahamnya dari zona merah.

Pada Rabu dini hari (13/5/2026) waktu Indonesia, MSCI mengeluarkan saham tiga emiten Prajogo Pangestu (BREN, TPIA, CUAN) dan tiga saham lainnya (AMMN, DSSA, AMRT) dari daftar konstituen indeks MSCI Global Standar.

Share