Detiktoday.com – Persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian utama dalam kegiatan Dialog Wakil Rakyat yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tuti Turimayanti, bersama masyarakat di Kecamatan Gunung Halu, Minggu (17/5/2026).
Dalam dialog yang berlangsung penuh keakraban tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait meningkatnya harga sembako yang dinilai semakin memberatkan kehidupan sehari-hari. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya beras, minyak goreng, telur, cabai, dan gula pasir.
Menurut warga, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat dengan penghasilan harian serta pelaku usaha kecil di pedesaan. Mereka berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah nyata untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.
Menanggapi aspirasi tersebut, Tuti Turimayanti mengatakan bahwa persoalan harga kebutuhan pokok harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Ia menilai kestabilan harga sangat penting untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

“Keluhan soal mahalnya sembako memang banyak disampaikan warga. Pemerintah harus hadir memberikan solusi agar harga kebutuhan pokok bisa kembali stabil dan tidak terus membebani masyarakat,” ujar Tuti.
Ia menjelaskan, salah satu faktor penting dalam menjaga harga tetap terkendali adalah memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan stok tersedia dengan baik di pasar. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha perlu diperkuat.
Tuti juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap distribusi barang agar tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga di tingkat konsumen. Menurutnya, pengawasan pasar harus dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga keseimbangan harga.
“Kalau pasokan aman dan distribusi berjalan baik, harga biasanya akan lebih stabil. Ini perlu kerja sama semua pihak agar masyarakat tidak terus terbebani,” katanya.
Selain membahas kondisi harga sembako, Tuti turut menyoroti perlunya penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan pelaku usaha lokal di daerah. Ia menilai peningkatan produksi pangan lokal dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Dalam kesempatan itu, Tuti memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam dialog akan menjadi bahan masukan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.
“Kami di DPRD akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Harapannya, ada kebijakan yang benar-benar membantu warga menghadapi situasi ekonomi saat ini,” tuturnya.
Kegiatan Dialog Wakil Rakyat tersebut juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan ekonomi dan sosial yang mereka hadapi, sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan warga di daerah.

Leave a comment