Wisata Rohani Asri di Kalis Siap Jadi Destinasi Unggulan Kapuas Hulu – Detiktoday.com

Wisata Rohani Asri di Kalis Siap Jadi Destinasi Unggulan Kapuas Hulu – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com,KAPUAS HULU – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mulai melirik potensi wisata rohani sebagai destinasi unggulan baru. Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meninjau langsung objek wisata rohani Gurung Sepangin yang terletak di Lubuk Mantuk, Desa Tekudak, Kecamatan Kalis, pada Minggu 31 Mei 2026 siang.

Kunjungan kerja ini dilakukan untuk melihat potensi pengembangan destinasi yang memadukan keindahan alam dan ketenangan spiritual.

Setibanya di lokasi, Bupati disambut suasana hutan yang rindang, udara sejuk, serta ketenangan yang jarang ditemukan di tempat wisata ramai.

*Pesona Alam Asri, Udara Sejuk, dan Nuansa Spiritual*

Gurung Sepangin selama ini dikenal warga sekitar sebagai tempat untuk menenangkan diri dan merenung. Tidak ada bangunan megah, tidak ada hiruk pikuk. Yang ada hanya pepohonan lebat, aliran air jernih, dan suasana hening yang mendukung refleksi diri.

Bupati Fransiskus Diaan yang akrab disapa “Sis” mengaku takjub dengan kondisi alam di lokasi tersebut. Menurutnya, Gurung Sepangin punya karakter kuat yang sulit ditemukan di destinasi lain.

“Tempat ini sangat luar biasa. Suasananya sangat asri, indah, dan udaranya begitu sejuk. Gurung Sepangin bukan hanya sekadar tempat rekreasi alam, tetapi juga menjadi tempat yang sangat mendukung untuk ketenangan rohani dan refleksi diri,” ujar Bupati Sis saat meninjau lokasi.

Ia menilai perpaduan wisata alam dan wisata rohani inilah yang menjadi daya tarik utama. Tren wisata modern sekarang memang mulai bergeser.
Wisatawan tidak hanya mencari tempat selfie, tapi juga tempat yang memberi ketenangan batin.

*Pemda Komitmen Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat*

Dalam kesempatan itu Bupati menegaskan komitmen Pemkab Kapuas Hulu untuk terus mendorong pengembangan potensi wisata daerah. Fokusnya pada wisata berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan, agar ekonomi warga tumbuh tapi alam tetap lestari.

“Konsepnya harus eco-spiritual. Kita kembangkan, tapi jangan sampai merusak keaslian alamnya. Gurung Sepangin ini aset. Kalau dikelola baik, bisa jadi destinasi unggulan yang mengangkat nama Kapuas Hulu,” jelasnya.

Menurut Bupati, infrastruktur pendukung seperti akses jalan, penunjuk arah, tempat ibadah sementara, dan fasilitas kebersihan perlu dibenahi secara bertahap.

“Namun semua pembangunan harus mengikuti prinsip kelestarian. Tidak boleh ada penebangan liar atau pembangunan yang mengubah kontur alam, “tuturnya.

*Ajak Warga Tekudak Jaga Kelestarian Bersama*

Bupati Sis juga menekankan peran penting masyarakat Desa Tekudak sebagai pemilik sekaligus penjaga utama Gurung Sepangin. Tanpa keterlibatan warga, wisata tidak akan berkelanjutan.

“Kami berharap infrastruktur pendukung ke depan bisa terus ditingkatkan tanpa merusak keaslian alamnya. Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Tekudak dan para pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian sarana yang ada di Gurung Sepangin ini,” pungkasnya.

Ia mengingatkan, wisata akan maju kalau ada sinergi 3 pihak pemerintah yang memfasilitasi, masyarakat yang merawat, dan pengunjung yang tertib.

“Kebersihan lingkungan, larangan merusak vegetasi, dan menjaga ketenangan tempat harus jadi budaya bersama, “tuturnya.

*Peluang Baru untuk Ekonomi Lokal*

Dikatakan Sis, jika dikelola serius, Gurung Sepangin bisa membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Mulai dari homestay, warung makan, pemandu wisata lokal, hingga produk kerajinan khas Dayak.

“Dengan begitu wisata rohani tidak hanya memberi manfaat spiritual, tapi juga kesejahteraan, “kata Bupati.

Tak hanya itu, kunjungan Bupati Sis ke Gurung Sepangin menjadi sinyal kuat bahwa Kapuas Hulu serius mengembangkan pariwisata berbasis kearifan lokal.

“Ditengah gempuran destinasi modern, Gurung Sepangin hadir menawarkan sesuatu yang berbeda keindahan alam yang asri dan ruang untuk menenangkan jiwa, “pungkasnya mengakhiri. (*)

Share