JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Jumat (5/6/2026):
1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 5 Juni 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan terpantau kompak bertahan di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA) dan Laku Emas pada Jumat pagi, 5 Juni 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Jumat (5/6/2026) di sini.
2. Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 5 Juni 2026: Melesat
Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) terpantau melesat pada Jumat, 5 Juni 2026.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) hari ini naik 11.000 Rp ke level ini. Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Jumat (5/6/2026) juga naik.
Simak harga pecahan emas batangan – belum termasuk pajak – yang tercatat di laman Logam Mulia Antam (ANTM) pada Jumat (5/6/2026)di sini.
3. Sehari Saham Sekelas BBCA Anjlok 6,45%, Muncul Ramalan
Saham emiten bank besar PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA ditutup anjlok hingga 6,45% ke Rp 5.075 pada akhir perdagangan Jumat (5/6/2026) yang menjadi level terendahnya dalam lima tahun terakhir.
Saham berkode BBCA mengalami tekanan jual. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham emiten bank besar ini mencatatkan net sell Rp 490,5 miliar di akhir perdagangan.
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) melihat secara teknikal, BBCA masih berada dalam tren bearish setelah mengonfirmasi pola Head & Shoulders pada grafik mingguan, bahkan, selama BBCA belum mampu kembali ke atas level ini, berapakah itu?
4. Pemicu Rontoknya Saham BBCA
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA tertekan dalam pada sesi I perdagangan Jumat (5/6/2026). Di sekitar pukul 09.33 WIB, saham BBCA minus 4,15% ke Rp 5.200 yang merupakan level terendahnya dalam lima tahun terakhir.
Saham Bank Central Asia melorot karena aksi jual. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saat berita ini disusun, saham berkode BBCA membukukan net sell Rp 215,6 miliar, tertinggi di antara saham-saham net sell lainnya, mengapa?.
5. Nego Gede Saham Emiten Prajogo (TPIA)
Terjadi transaksi saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) bernilai jumbo pada perdagangan Jumat (5/6/2026).
Berdasarkan data RTI, sebanyak 91.436.930 lot saham TPIA ditransaksikan di pasar nego BEI di harga Rp 962 per saham dengan frekuensi 10 kali. Keseluruhan nilai transaksinya hampir Rp 8,8 triliun.
Saham Chandra Asri Pacific bangkit setelah pada dua hari bursa sebelumnya selalu berada di zona merah, berapa nilainya?