Emas Jadi Incaran China

Arah Harga Emas Setelah Terkoreksi ke Level US$ 4.000

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com Harga emas dunia terus berfluktuasi hingga mendekati level support US$ 4.000 per troy ounce.

Pada hari Kamis (11/6), harga emas terlihat jatuh 0,73% ke level US$ 4.044,04 per troy ounce.

Dikutip dari Kitco News, Jumat (12/6/2026) analis pasar di FX Empire, Christopher Lewis mengungkapkan bahwa pelaku pasar telah mengantisipasi koreksi harga emas akan terus mendorongnya hingga ke level US$ 4.000 per troy ounce. 

“Pasar emas mengalami penurunan tajam, mencoba untuk pulih, dan kemudian kehilangan keuntungan karena kita terus melihat banyak gejolak yang muncul dari berita utama, dan tentu saja, hal itu telah memengaruhi pasar obligasi,” kata Lewis.

“Terus terang, jika Anda melihat tren jangka panjang, ada argumen yang kuat (kemungkinan) harga emas untuk kembali ke level US$ 3.500,” bebernya.

Meski demikian, menurut Lewis, penurunan harga emas hanya akan terjadi dalam jangka pendek.

“Melihat keadaan global saat ini, semua orang membutuhkan dolar AS. Maka selama itu akan menjadi masalah bagi sebagian besar pedagang, maka saya pikir Anda harus agak ambivalen terhadap emas,” sambungnya.

“Jika harga emas menembus level US$ 4.000, saya pikir penurunan hingga sebesar US$ 500 masuk akal,” tambah Lewis.

Share