Detiktoday.com, KAPUAS HULU – Hari Bhayangkara ke – 80 Tahun 2026 di Kapuas Hulu bukan sekadar seremoni. Sabtu 20/06/2026, Polres Kapuas Hulu mengubah Lapangan Satap Pemda jadi “rumah rakyat”.
Sejak pukul 05.30 WIB, ribuan warga datang bukan hanya untuk jalan sehat, tapi juga untuk cek kesehatan gratis dan belanja di bazar UMKM.
Sekitar 2.000 peserta jadi saksi di usia ke – 80, Polri hadir dari urusan tekanan darah hingga perputaran ekonomi dapur warga.
*Pagi Berkabut, Antusiasme Membludak*
Kabut tipis belum hilang ketika 2.000 orang sudah memadati area Gedung Satap Pemda Kapuas Hulu. Forkopimda lengkap hadir Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda, Kajari I Ketut Suarbawa, Ketua PN Putussibau John Malvino Seda Noa Wea, Ketua DPRD Yanto, Wakapolres Kompol Muslimin, Kasdim 1206/Putussibau, PJU Polres, TNI-Polri, Bhayangkari, instansi vertikal, perbankan, dan masyarakat umum.
Acara dibuka doa bersama, lalu jalan sehat resmi dilepas Kapolres tepat pukul 06.30 WIB. Rute 5 KM menyusuri Gedung Satap – Bundaran Pancasila – Jl. Jeranding Abdurahman – Jl. Ngurah Rai – Titik Kupon Masjid Agung Darunnajah – Jl. Komyos Sudarso – Jl. D.I. Panjaitan dan finis kembali di Satap.
Usai berkeringat, peserta langsung disambut senam bersama yang memecah pagi dengan gelak tawa.
*Tenda Putih Jadi Rebutan: 300 Warga Antre Cek Kesehatan Gratis*
Usai senam, tenda kesehatan Dokkes Polres Kapuas Hulu langsung diserbu. Sekitar 300 warga rela antre untuk cek kesehatan gratis.
Layanannya lengkap cek tekanan darah, kolesterol, gula darah, plus pemeriksaan mata gratis bekerja sama dengan Optik Malioboro Putussibau.
AKBP Roberto Aprianto Uda menyebut kegiatan ini adalah “Polri yang peduli dan presisi”. “Kesehatan itu pondasi. Kalau warga sehat, Kamtibmas kuat. Lewat cek gratis ini, warga bisa deteksi dini. Kalau ada yang perlu dirujuk, langsung kami arahkan. Ini wujud Polri humanis, dekat dan bermanfaat,” tegas Kapolres saat meninjau tenda kesehatan.
*Dari Stetoskop ke Stand UMKM: Kapolres dan Ibu Bhayangkari Turun Belanja*
Tak berhenti di urusan medis, Kapolres AKBP Roberto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kapuas Hulu lanjut blusukan ke stand bazar UMKM.
Deretan lapak berisi produk lokal langsung disambangi satu per satu. Ada kerupuk basah, kerupuk ikan, ikan asin madu hutan Danau Sentarum, kopi Manday, abon ikan toman, keripik keladi, hingga kain tenun Dayak dan berbagai macam panganan lainnya.
Kapolres tak sekadar lewat. Ia berhenti, berdialog, mencicipi, dan memborong.
“Ini kerupuk basah murni, ikan Toman? Coba saya tes. Wah, enak. “ujar Kapolres.
*“Polisi Jaga Keamanan, Juga Jaga Ekonomi Rakyat”*
Di sela kunjungan, AKBP Roberto menegaskan komitmen Polres Kapuas Hulu dukung ekonomi kerakyatan. “UMKM itu nadi ekonomi daerah. Kalau UMKM hidup, dapur warga ngebul, anak bisa sekolah, kriminalitas turun. Jadi dukung UMKM sama dengan jaga Kamtibmas,”* jelasnya.
Ia titip pesan ke pelaku UMKM “Jangan takut inovasi. Kualitas dijaga, kemasan di bagusin, digital marketing dimainkan. Produk Kapuas Hulu ini bagus-bagus. Tinggal kita dorong bareng-bareng biar tembus pasar nasional. Polri siap bantu fasilitasi,”tegas Kapolres.
“Kami tidak mau Polri hanya hadir saat ada masalah. Kami mau hadir saat warga butuh solusi. Butuh sehat, kami buka tenda cek gratis. Butuh sejahtera, kami dorong UMKM-nya,”tambahnya.
*Bhayangkara 80 Tahun: Mengayomi dari Detak Jantung hingga Denyut Ekonomi*
Hari Bhayangkara ke-80 di Kapuas Hulu* memberi standar baru perayaan institusi. Tak ada jarak. Yang ada hanya layanan. Dari cek tensi gratis untuk emak-emak, cek mata gratis, sampai borong dagangan untuk UMKM.
Di usia ke-80, Bhayangkara membuktikan diri mengayomi bisa lewat stetoskop, bisa lewat kantong belanja. Karena “Polri untuk Masyarakat” bukan jargon. Ia hidup di tenda kesehatan, di lapak UMKM, dan di senyum 2.000 warga Kapuas Hulu pagi ini. (*)