Tren Minat Tabungan Emas di Tengah Musim Haji 2026

Skenario Harga Emas Diungkap Pakar Bakal Begini

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Kalangan analis mengungkapkan berbagai tren yang dapat mengangkat harga emas dari level US$ 4.000 per troy ounce saat ini.

Dikutip dari Kitco News, Jumat (3/7/2026)  Analis Pasar Senior di FXTM, Lukman Otunuga mengatakan bahwa reli harga emas bisa berlanjut setelah mendapatkan beberapa dorongan minggu lalu.

Pada hari Rabu, komentar dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh membantu mendorong harga emas menembus US$ 4.100 per troy ounce.

“Pertanyaan yang lebih besar untuk paruh kedua tahun ini adalah apakah meredanya ketegangan geopolitik dapat menggeser (sentimen) laporan pekerjaan yang lemah,” kata Otunuga.

Lebih lanjut, Otunuga mengatakan, jika penurunan harga minyak mengakibatkan pendinginan tekanan inflasi global, urgensi bagi bank sentral untuk memperketat kebijakan moneter akan mengecil. Dengan demikian, tren tersebut dapat memberikan dorongan bagi harga emas untuk kembali naik.

“Melihat grafik, penutupan harian (harga emas) yang solid di atas US$ 4.100 dapat membuka jalan menuju US$ 4.200 dan ke level dalam 200 hari (terakhir),” paparnya.

“Namun, penurunan (harga emas) kembali di bawah US$ 4.100 juga dapat mendorongnya ke level US$4.000 dan US$ 3.900,” beber Otunuga.

Adapun Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, Ole Hansen mengatakan bahwa ia juga mengamati momentum dolar AS yang akan mempengaruhi pergerakan harga emas.

“Meskipun ada perbaikan, emas tetap berada dalam fase konsolidasi setelah koreksi tajam dalam beberapa bulan terakhir, dengan beberapa investor masih menggunakan reli untuk mengurangi eksposur. Secara keseluruhan, kombinasi harga energi yang lebih rendah, ekspektasi inflasi yang mereda, dolar AS yang lebih lemah, dan imbal hasil yang lebih rendah menunjukkan pasar bergerak lebih dekat untuk mencapai titik terendah siklus,” katanya.

“Namun, dari perspektif teknis, masih dibutuhkan lebih banyak upaya sebelum sentimen berubah menjadi bullish secara tegas. Penutupan harian harga emas di atas US$ 4.100 akan menjadi langkah awal yang menggembirakan, tetapi penembusan di atas US$ 4.215 diperlukan untuk meningkatkan prospek teknis. Hal itu kemungkinan akan membutuhkan pelemahan lebih lanjut baik pada dolar maupun imbal hasil obligasi pemerintah,” beber Hansen.

Share