Detiktoday.com, PUTUSSIBAU – Angin Kalimantan mengibarkan Sang Merah Putih di atas atap Rumah Betang Suku Dayak. Senin pagi (10/8/2026), suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Desa Tanjung Lasa, Kecamatan Putussibau Utara.
Di bawah tiang-tiang tinggi rumah adat yang menjadi simbol persatuan Suku Dayak, Personil Polsek Putussibau Utara membagikan dan memasang Bendera Merah Putih. Bukan hanya di kendaraan, tapi juga di Kantor Desa Tanjung Lasa dan megahnya Betang Tanjung Lasa.
Aksi ini menjadi simbol kuat Bhineka Tunggal Ika hidup di tanah adat, dan kemerdekaan milik seluruh anak bangsa.
Pukul 10.30 WIB, rombongan dipimpin langsung Kapolsek Putussibau Utara tiba di Tanjung Lasa. Dengan senyum dan sapaan hangat, petugas membagikan bendera kepada warga, tokoh adat, hingga para pengendara roda 2 yang melintas.
Momen paling menyentuh terjadi saat bendera merah putih dikibarkan dan disematkan di halaman dan tiang Rumah Betang. Rumah panjang yang biasanya menjadi tempat bermusyawarah dan menjaga adat, kini juga menjadi saksi kobarnya semangat nasionalisme.
“Kami ingin menumbuhkan dan meningkatkan rasa nasionalisme serta cinta Tanah Air dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026,” tegas Kapolsek Putussibau Utara, AKP Jauhari saat dikonfirmasi Detiktoday.com. Senin (10 Agustus 2026)
Jauhari ceritakan, bagi masyarakat Dayak di Tanjung Lasa, kehadiran polisi membagikan bendera di Betang memiliki makna mendalam.
“Betang bukan sekadar rumah. Ia adalah jantung peradaban, tempat nilai gotong royong dan kebersamaan dijaga turun-temurun, “ucap Jauhari.
Menurutnya, dengan dikibarkannya Merah Putih di Betang, pesan yang disampaikan jelas menjaga Indonesia berarti juga menjaga adat. Menjaga adat berarti ikut menjaga Indonesia.
“Warga tampak bangga. Anak-anak berlarian membawa bendera kecil, para tetua adat mengangguk haru melihat tiang Betang dihiasi warna merah putih, “tuturnya.
“Ini bukti negara hadir sampai ke rumah adat kami. Kami Dayak, kami Indonesia,” ucap salah seorang tokoh adat
Lanjut Kapolsek, dalam catatan kegiatan, Polsek Putussibau Utara menegaskan maksud utama aksi ini adalah untuk menyadarkan masyarakat akan jasa para pahlawan pejuang.
“Serta mempersiapkan diri menyambut perayaan HUT RI dengan penuh suka cita dan tanggung jawab, “imbuhnya.
Sebelumnya, petugas juga menyasar pengendara di jalan dan membagikan bendera untuk disematkan di kendaraan. Tujuannya agar di setiap sudut Putussibau Utara, Merah Putih berkibar.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB ini berjalan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Tidak ada sekat antara seragam cokelat dan baju adat. Yang ada hanya satu warna: Merah Putih.
Ditambahkan Kapolsek, dari jalanan hingga ke dalam Betang, dari kantor desa hingga ke rumah warga, semangat kemerdekaan telah dinyalakan.
“Polsek Putussibau Utara berharap, dengan berkibarnya bendera di Rumah Betang Suku Dayak ini, seluruh masyarakat semakin sadar bahwa kemerdekaan adalah warisan, dan persatuan adalah kewajiban,”tutup Kapolsek Putussibau Utara, AKP Jauhari. (*)