Surabaya || Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB. Gempa berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
Di tengah kondisi tersebut, Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP, segera mengirimkan pasukannya untuk melakukan aksi cepat tanggap darurat. Prajurit Petarung Korps Marinir dikerahkan dari Pasmar 2 Surabaya pada Selasa, 18 Agustus 2026, dengan membawa pasukan Zeni, Kesehatan dan sekitar 3 ton bantuan sosial.
Pengerahan pasukan dilakukan untuk memperkuat penanganan di lapangan. Para Prajurit Petarung Korps Marinir dari Batalyon Zeni Konstruksi 2 Marinir (Yonzikon 2 Mar) diterjunkan untuk membantu pemulihan serta perbaikan sarana dan prasarana yang rusak. Sementara personel Kesehatan disiapkan untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat di wilayah terdampak.