Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Pada Sabtu (22/8/2026), sebanyak 73.766 personel TNI disiagakan, dengan 16.814 personel di antaranya dikerahkan untuk melaksanakan penanganan karhutla yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu melalui posko Satgas di setiap kabupaten. Posko tersebut bertugas memonitor laporan dari masyarakat dan Babinsa secara berjenjang, sekaligus melakukan pemadaman dengan mengerahkan sarana dan prasarana yang tersedia, seperti mobil pemadam kebakaran, Alkon, pompa spray hingga dukungan water bombing. Upaya penegakan hukum juga dilakukan dengan menindak pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran dan menyerahkan proses hukumnya kepada pihak berwenang.