JAKARTA, Detiktoday.com – World Gold Council (WGC) mengungkapkan bahwa tren aksi beli emas terus berlanjut di antara bank-bank sentral global, termasuk Bank Indonesia (BI).
World Gold Council (WGC) melaporkan bahwa Bank Indonesia (BI) meningkatkan cadangan emas hingga sebesar 2 ton pada kuartal pertama 2026.
Secara global, total pembelian emas di antara bank-bank sentral global mencapai lebih dari 240 ton pada periode tersebut, menurut catatan WGC.
Head of Asia Pacific (ex-China) sekaligus Global Head of Central Banks WGC, Shaokai Fan mengatakan bahwa bank sentral global meningkatkan 244 ton emas ke cadangan devisa pada kuartal I-2026.
Angka tersebut merupakan kenaikan hingga 3% secara tahunan (year on year/YoY).
Menurut Shaokai Fan, aktivitas pembelian ini mencerminkan peran emas sebagai aset cadangan yang terus diminati bank sentral di tengah turbulensi pasar yang ekstrem.
Dia juga membeberkan, permintaan emas di Indonesia meningkat sebesar 47% pada kuartal pertama 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Juga pada kuartal pertama 2026, permintaan emas naik 14% dalam rupiah di saat pasar saham domestik terkoreksi hingga 13%.
“Analisis WGC mencatat bahwa alokasi emas sebesar 2,5% saja dapat meningkatkan kualitas portofolio investor Indonesia dengan mengurangi risiko konsentrasi dan memperkuat diversifikasi,” beber Fan.