Harga Emas Tergelincir Buntut Rilis Data Konsumen AS

Aksi Jual Emas Mulai Marak

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – World Gold Council (WGC) melaporkan bahwa aksi jual cadangan emas kembali terjadi, meski tren pembelian tetap bertahan di antara bank-bank sentral global.

Dikutip dari Kitco News, Senin (6/7/2026) Kepala Riset Senior, APAC di WGC, Marissa Salim mengungkapkan bahwa bank Sentral Rusia melanjutkan tren penjualan bersih cadangan emasnya pada Mei 2026, dengan melikuidasi 6 ton emas.

“Sepanjang tahun ini, Rusia telah menjual 34 ton emas. Menurunkan total kepemilikan emasnya menjadi 2.292 ton,” tulis Marissa Salim dalam laporan terbaru WGC.

WGC juga mencatat, penjualan cadangan emas dilakukan Bank Sentral Republik Turki sebesar 3 ton emas bulan ini, menaikkan total penjualannya mencapai 81 ton.

Sementara itu, Korea Selatan sedang mempersiapkan alokasi yang signifikan untuk ETF emas. WGC menyebut, Bank of Korea dilaporkan telah menyelesaikan persiapan untuk berinvestasi dalam ETF berbasis emas di luar negeri sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset mata uang asingnya.

Selain itu, WGC juga membeberkan bahwa aksi beli emas telah mencapai level tertinggi kedua tahun ini.

“Berdasarkan data terbaru yang dilaporkan, cadangan emas resmi bank sentral meningkat bersih sebesar 41 ton selama bulan tersebut, dengan pembelian sekali lagi terkonsentrasi di antara kelompok pembeli yang sudah dikenal,” ungkap Salim.

Polandia kembali menjadi pembeli emas terbanyak sebesar 18 ton, dan Tiongkok membeli 10 ton emas. 

 “Singapura juga kembali bergabung dalam daftar pembeli emas, melaporkan pembelian bersih sebesar 4 ton, pembelian bersih bulanan pertamanya sejak September 2025,” Salim menyebutkan.

Share