JAKARTA, Detiktoday.com – Sekertaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia dan Ketua Penyelenggara Bandung Jewellery Fair, Iskandar Husin mengatakan, pameran perhiasan ke 2 Bandung Jewellery Fair 2026 di wilayah Jawa Barat yang diikuti oleh berbagai bidang usaha perhiasan dari dalam dan luar negeri, seperti pabrik perhiasan, distributor perhiasan, toko perhiasan, mekanika permeseninan dak kemasan perhiasan serta desainer dan pengrajin.
Pameran perhiasan Bandung Jewellery Fair 2026 diikuti oleh lebih dari 80 peserta, terdiri dari 50 peserta swasta, 25 peserta mesin & perangkat industri perhiasan dan 10 pengrajin IKM.
Tujuan kegiatan ini membuka pasar pengrajin perhiasan baik di dalam negeri dan di luar negeri, membuka lapangan pekerjaan karena industri perhiasan merupakan industri padat karya, dan memberi edukasi kepada masyarakat tentang industri perhiasan sebagai barang investasi dan perhiasan.
Pameran Bandung Jewellery Fair 2026 ini merupakan persembahan dari Indonesia Jewellery Fair. Rangkaian acara berikutnya adalah Surabaya International Jewlery Fair 2026 yang akan diadakan pada tanggal 15 – 18 Oktober 2026 di Shangri-La Hotel Surabaya, Jawa Timur
Melalui rangkaian pameran perhiasan ini, Indonesia Jewellery Fair berharap dapat memberikan semangat kewirausahaan kepada anak bangsa melalui UKM yang maju, tangguh, mandiri dan juga dapat berperan sebagai motor penggerak dalam perekonomian nasional yang berbasis ekonomi kerakyatan di era pasar bebas.
“Pameran perhiasan ini merupakan kegiatan usaha yang penting perannya dalam upaya pengembangan investasi di industri kreatif dan perdagangan perhiasan serta pembukaan lapangan kerja di Indonesia,” ujar Iskandar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Iskandar mengungkapkan, tujuan pameran kali ini untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk perhiasan kreatif dengan ciri khas desain etnik budaya dengan menggunakan teknologi masa kini dalam industri perhiasan dan industri pendukungnya tanah air.
Pameran ini sekaligus sebagai sarana bagi pengusaha kecil dan menengah untuk meningkatkan pangsa pasar dan angka penjualan produk-produk perhiasan kreatif di tanah air.
“Di tengah harga emas yang terus mangalami peningkatan dan minat konsumen yang semakin tinggi terhadap produk – produk emas maka dalam pameran ini konsumen juga bisa mendapatkan produk-produk perhiasan berkualitas dengan harga bersaing serta memperluas wawasan tentang perhiasan yang diproduksi dengan teknologi terbaru, desain terkini, dan ciri khas etnik budaya yang tinggi,” paparnya.
“Jadi tujuan pameran adalah membuka pasar pengrajin perhiasan baik didalam negeri dan di luar negeri. Membuka lapangan pekerjaan karena industri perhiasan merupakan industri padat karya, dan memberi Edukasi kepada masyarakat tentang industri perhiasan sebagai barang investasi dan perhiasan,” imbuhnya.
Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia, Jeffrey Thumewa menambahkan, kegiatan Bandung Jewellery Fair 2026 diharapkan dapat mendaparkan dukungan dari pemerintah sehingga industri perhiasan tetap bisa berjalan.
Oleh karena itu dengan adanya pameran maka UMKM di sektor perhiaasan bisa maju dan meningkatkan ekonomi masyarakat Indonesia.
Sementara itu Direktur Jenderal Industri Kecil,Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Reni Yanita M,Si berharap industri perhiasan terus berproduksi di tengah harga perhiasan yang fluktuatif . Ia juga berharap produksi dari para pengrajin supaya diapresiasi oleh masyarakat untuk dibeli.
“Dengan adanya penyelenggaraan ini sekali lagi kami Kementerian Perindustrian apresiasi kepada APV yang terus secara konsisten dan juga membantu para industri perhiasan,” jelasnya.
Menurutnya, industri perhiasan merupakan inovasi yang harus dikembangkan. Jika perusahaannya terus berproduksi yang tentunya ada tenaga kerja yang banyak kategorinya padat karya. Apalagi luluhur Indonesia memang suka berbelanja emas.
“Nah ini mungkin suatu anugerah lah buat masyarakat kita supaya memang terus menabung dalam bentuk perhiasan. Nah di tengah situasi seperti ini ya disiasati oleh produsen sebenarnya. Produsen perhiasan kita sudah mulai membuat perhiasan dengan karat yang lebih rendah jadi secara nilai bisa dijangkau,” tandasnya