Batu Pertama Monumen Brimob Diletakkan di Merakai Panjang Kapuas Hulu  – Detiktoday.com

Batu Pertama Monumen Brimob Diletakkan di Merakai Panjang Kapuas Hulu  – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, KAPUAS HULU – Sebuah sejarah baru ditorehkan di wilayah perbatasan. Minggu 31 Mei 2026, peletakan batu pertama pembangunan Monumen Perjuangan Brimob dilaksanakan di Desa Merakai Panjang, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu.

Monumen ini didirikan untuk mengenang dan melestarikan nilai-nilai perjuangan serta pengabdian anggota Korps Brigade Mobil Brimob kepada bangsa dan negara.

Kegiatan berlangsung khidmat sejak pagi. Tepat pukul 10.30 WIB, Dansat Brimob Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Dede Rojudin, tiba di Polsek Puring Kencana didampingi Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda,Setelah koordinasi singkat, rombongan bertolak ke lokasi monumen di Desa Merakai Panjang pukul 11.00 WIB.

Kepala Desa Merakai Panjang Emiliana Elin menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan, khususnya Dansat Brimob Polda Kalbar dan Kapolres Kapuas Hulu yang berkenan hadir di desa perbatasan.

Ia berharap kehadiran monumen ini menjadi titik awal peningkatan perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di Merakai Panjang, terutama akses jalan menuju lokasi monumen.

“Monumen ini diharapkan menjadi salah satu ikon daerah yang memperkuat identitas sejarah serta kebanggaan masyarakat Desa Merakai Panjang. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pembangunan hingga selesai dan bersama-sama menjaga serta merawatnya sebagai aset berharga bagi generasi mendatang,” ujar Emiliana Elin.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kalbar Kombes Pol. Dede Rojudin, menegaskan makna mendalam dari pembangunan monumen ini.

Menurutnya, monumen bukan sekadar tugu, tetapi simbol penghormatan negara kepada para prajuritnya.

“Pembangunan Monumen Perjuangan Brimob memiliki makna yang sangat penting sebagai simbol penghormatan dan penghargaan atas pengabdian, perjuangan, serta pengorbanan personel Korps Brimob dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Dansat Brimob.

Kombes Pol Dede juga mengingatkan sejarah kelam yang melatarbelakangi pembangunan monumen. Enam personel Brimob yang kini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kapuas Hulu adalah anggota Brimob asal Kalimantan Selatan yang pernah bertugas di wilayah Nanga Kantuk, Kalimantan Barat.

“Nyawa mereka gugur di tanah perbatasan demi menjaga kedaulatan NKRI, “tegasnya.

Dansat Brimob berpesan kepada masyarakat dan seluruh pihak agar menjaga dan merawat monumen tersebut dengan baik.

Ia memastikan Sat Brimob Polda Kalbar akan menjadikan monumen ini sebagai tempat ziarah rutin.

“Kami akan melaksanakan kunjungan rutin ke monumen ini dua kali setiap tahun, yaitu pada peringatan Hari Bhayangkara dan Hari Ulang Tahun Korps Brimob. Ini bentuk penghormatan kami yang tidak akan pernah putus,” ucap Kombes Pol. Dede Rojudin.

Dikatakan Kombes Pol Dede, pembangunan Monumen Perjuangan Brimob di Desa Merakai Panjang diharapkan menjadi pengingat abadi akan jasa dan pengorbanan para personel Brimob.

Selain itu, monumen ini akan menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat dan generasi penerus bangsa.

Kemudian, kehadirannya juga diyakini dapat memperkuat nilai-nilai patriotisme, cinta tanah air, dan semangat pengabdian kepada negara, khususnya di wilayah perbatasan Kapuas Hulu.

“Hari ini batu pertama diletakkan. Beberapa waktu ke depan, monumen ini akan berdiri kokoh, menatap garis perbatasan, dan menceritakan kisah pengabdian Brimob kepada setiap anak bangsa yang datang, “pungkasnya mengakhiri. (*)

Share