Ujian Berat bagi Saham BUMI

BERITA POPULER: BUMI Beberkan Fakta Terbaru hingga Saham DSSA Longsor

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Selasa (23/1/2025):

1. Bumi Resources (BUMI) Akhirnya Terus Terang

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akhirnya terus terang mengenai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel JS Luwansa, Jakarta, yang dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026) pekan lalu.

Dalam dua hari bursa terakhir, saham BUMI sendiri selalu memerah di mana pada perdagangan Senin (22/6/2026) kemarin merosot 3,57% ke Rp 161.

RUPST yang dipimpin oleh Komisaris Utama Sharif Cicip Sutardjo itu, kata manajemen Bumi Resources (BUMI), membahas dan mengambil keputusan atas lima mata acara, apa sajakah itu?

2. Suratan Takdir DSSA

Setelah sempat menguat pada 18 dan 19 Juni 2026 lalu dan stagnan di 22 Juni, kini suratan takdir saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akhirnya berbalik anjlok 5,29% ke Rp 805 pada akhir sesi I perdagangan Selasa (23/6/2026).

Saham Dian Swastatika Sentosa melorot karena tekanan jual. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas per jeda siang ini, saham berkode DSSA membukukan net sell Rp 267,9 miliar, tertinggi di antara saham-saham net sell lainnya.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), emiten Grup Sinar Mas, sebelumnya menjadi saham yang paling banyak dijual oleh investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan lalu atau selama 15-19 Juni 2026. Lantas, bagaimana prospek saham DSSA ke depan?

3. Harga Minyak Terjun Bebas, AS Izinkan Iran Jual Minyak

Harga minyak dunia ditutup terjun bebas pada perdagangan Senin (22/6/2026) setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan izin yang memungkinkan penjualan minyak mentah Iran hingga akhir Agustus.

Dikutip dari CNBC internasional, harga minyak Brent, sebagai acuan global, turun 3,3% menjadi US$ 77,90 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 2,3% ke level US$ 74,82 per barel.

Departemen Keuangan AS menerbitkan lisensi selama 60 hari yang mengizinkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak Iran. Kebijakan tersebut juga membuka peluang impor minyak mentah Iran ke AS, dengan pembayaran tetap dapat dilakukan dalam dolar AS.

4. Perusahaan Raffi Ahmad IPO, Muncul Nama Dony Oskaria hingga Kaesang Pangarep

Perusahaan Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) bersiap menyelenggarakan penawaran umum perdana (IPO) saham. Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2.525.000.000 (20,02%) saham.

Perseroan membuka harga penawaran awal di kisaran Rp 135-170 per saham. Sehingga nilai keseluruhannya maksimal Rp 429,25 miliar.

Raffi Ahmad tercatat sebagai pemegang saham mayoritas di RANS saat ini. Selain itu, ada nama Dony Oskaria dan Kaesang Pangarep sebagai salah satu pemegang sahamnya, berapa besar kepemilikannya?

5. Nego Saham Konglo Rp 18 T

Emiten emas konglomerat Peter Sondakh, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) bikin geger. Pasalnya, terjadi transaksi saham ARCI di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) bernilai jumbo pada Selasa (22/6/2026).

Mengacu data RTI, sebanyak 16.605.550.000 saham Archi Indonesia ditransaksikan di pasar nego BEI di harga Rp 1.100 per saham dengan frekuensi tiga kali. Nilai keseluruhan transaksi saham tersebut Rp 18,26 triliun.

Sebagai informasi, entitas konglomerat Peter Sondakh, yaitu PT Rajawali Corpora tercatat menggenggam 16.605.550.000 saham ARCI atau sebanyak 65,804% per akhir Mei 2026.

Share