BERITA POPULER: GOTO Diam-diam Diserok hingga BUMI Masuk Daftar Incaran

BERITA POPULER: GOTO Diam-diam Diserok hingga BUMI Masuk Daftar Incaran

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Sabtu (13/6/2026):

1. Saham GOTO Lagi Dilahap Terus

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih betah di posisi Rp 50 alias gocap sejak perdagangan 5 Mei 2026 sampai dengan 12 Juni 2026.

Tapi, saham emiten teknologi ini diam-diam diserok investor asing dalam lima pekan terakhir pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

2. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 13 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan terpantau solid di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.

Simak daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat di sini.

3. Saham BUMI Masuk List

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masuk list alias daftar saham yang paling diincar oleh investor asing dalam dua pekan terakhir perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada perdagangan Jumat (12/6/2026), saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini melonjak 12,14% ke Rp 157. Sebanyak 6,63 miliar saham Bumi Resources (BUMI) ditransaksikan, frekuensi 96.594 kali, dan nilai transaksi Rp 1,03 triliun.

4. Saham Lagi Diserok Terus, Agung Sedayu dan Salim Pegang 84,09%

Saham emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 lagi diserok investor asing terus-terusan. Dalam 10 pekan terakhir perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham emiten properti ini selalu mencatatkan net buy investor asing.

Pada pekan ini, 8-12 Juni 2026, saham PANI mencatatkan net buy investor asing Rp 32,15 miliar dan harga sahamnya melompat 18,1%.

5. Rupiah Bisa Menguat Drastis Pekan Depan, Ada Pendorong Kuat

Peluang penguatan rupiah pada pekan depan semakin terbuka lebar. Sejumlah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia (BI) dan pemerintah mulai mendapat respons positif dari pasar, sehingga berpotensi mendorong mata uang Garuda menguat menuju level Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pada perdagangan Jumat (12/6/2026), mata uang rupiah ditutup menguat tajam 128 poin terhadap dolar AS ke level Rp 17.860 dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.988.

Share