JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Selasa (16/6/2026):
1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 16 Juni 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Selasa pagi, 16 Juni 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Selasa (16/6/2026) di sini.
2. Jangan Buru-buru Borong, Ahli Ungkap Strategi Beli Emas
Koreksi harga emas beberapa waktu lalu memang menggoda untuk dimanfaatkan sebagai peluang beli. Namun, investor disarankan tidak terburu-buru memborong logam mulia hanya karena harganya sedang turun.
Harga emas hari ini terlihat menguat 0,23% ke level US$ 1.346,95 per ons troi saat berita ditulis.
Kepala Strategi Pasar MarketGauge Michele Schneider menilai, pelemahan harga emas saat ini berpotensi menjadi peluang akumulasi yang menarik untuk jangka panjang. Meski demikian, investor sebaiknya menunggu konfirmasi arah pasar sebelum kembali masuk secara agresif, mengapa?
3. Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Selasa 16 Juni 2026: Masih Perkasa
Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) terpantau masih perkasa pada Selasa, 16 Juni 2026.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) hari ini kokoh di level segini. Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Selasa (16/6/2026) juga stabil.
Simak harga pecahan emas batangan – belum termasuk pajak – yang tercatat di laman Logam Mulia Antam (ANTM) pada Selasa (16/6/2026) di sini.
4. Harga Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta, Ini Pemicunya
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam berpeluang menembus level Rp 3 juta per gram pada akhir 2026.
Prospek tersebut didorong kombinasi sejumlah faktor, mulai dari potensi penurunan suku bunga Amerika Serikat (AS), meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral dunia, hingga ketidakpastian geopolitik global yang masih tinggi.
Pengamat Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pembukaan kembali Selat Hormuz setelah tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran berpotensi menekan harga minyak mentah dunia. Namun, kondisi tersebut justru dapat menjadi sentimen positif bagi pasar emas. Intip ulasan lengkapnya di sini.
5. Penyaluran Kredit Kendor, Laba BBCA Tumbuh 2%
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA melaporkan laba bersih bank only pada Mei 2026 sebesar Rp 4,86 triliun atau -1,73% secara month on month (mom). Dengan demikian, laba bersih dalam lima bulan (5M26) yang dikantongi Rp 25,68 triliun atau naik tipis 2,07% year on year (yoy).
Kredit BCA hanya tumbuh 4,85% yoy atau senilai Rp 969,09 triliun hingga akhir Mei 2026. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional yang mencatat 9,98% pada April 2026, berdasarkan data terakhir Bank Indonesia (BI).Simak informasi selengkapnya di sini.