Dikepung Asap! Aksi Heroik TNI-Polri dan Warga Kapuas Hulu Gempur Karhutla Serentak di 5 Titik – Detiktoday.com

Dikepung Asap! Aksi Heroik TNI-Polri dan Warga Kapuas Hulu Gempur Karhutla Serentak di 5 Titik – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, KAPUAS HULU – Langit Kapuas Hulu kelabu. Asap menyengat. Lahan kering retak. Tapi di tengah kondisi darurat itu, semangat gotong royong justru menyala paling terang.

Selama 22-23 Agustus 2026, TNI, Polri dan masyarakat bergerak serentak di 5 wilayah. Tidak menunggu, tidak menunda. Dari Semitau, Putussibau Selatan, Embaloh Hilir, Batang Lupar hingga Badau semua bergerak untuk satu misi padamkan api, cegah bencana.

Sabtu, 22 Agustus 2026. Babinsa Koramil 1206-02 Semitau bersama Polsek dan warga Desa Kenepai Komplek langsung terjun saat laporan titik api masuk.

Dengan alat seadanya, mereka memukul api, membuat sekat, dan mengangkut air. Kecepatan jadi kunci agar api tidak meluas.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas dan kekompakan TNI-Polri bersama masyarakat. Ketika terjadi Karhutla, kecepatan bertindak sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Babinsa Koramil 1206-02/Semitau.

Minggu, 23 Agustus 2026. Jarak pandang hanya 5 meter. Asap mengepul di Desa Kedamin Darat.

Kopda David, Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara, tetap maju. Ia dan tim melakukan pemadaman dan pendinginan agar bara tidak hidup kembali.

“Karhutla harus ditangani secepat mungkin agar tidak meluas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, karena api dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun kesehatan,” tegasnya.

“Api mungkin kecil saat pertama terlihat, tetapi jika dibiarkan dapat menjadi bencana besar. Mari bersama cegah Karhutla, jaga lingkungan dan lindungi masyarakat, “sambungnya.

Masih Minggu, 23 Agustus 2026. Pj. Danramil Serma Supardianto memilih turun ke Desa Ujung Bayur.

Selain imbauan, ratusan masker dibagikan langsung ke rumah warga. Ini bentuk kepedulian agar warga terhindar dari ISPA akibat asap.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan selalu menjaga lingkungan. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin, “tuturnya.

Kawasan gambut Danau Sentarum jadi perhatian khusus. Minggu, 23 Agustus 2026, Koramil 1206-03/Batang Lupar bersama Polsek dan masyarakat menggelar patroli rutin.

Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menegaskan

kegiatan patroli ini merupakan upaya bersama untuk mencegah terjadinya karhutla.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan akibat cuaca kemarau yang sangat ekstrim saat ini, “kata Letkol Arm Andreas.

Dikatakan Dandim, sinergi antara TNI, Polri dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla.

“Khususnya di kawasan Danau Sentarum yang memiliki ekosistem penting dan harus dijaga kelestariannya.”tuturnya.

Titik terakhir di Desa Badau, Kecamatan Badau. Personel Koramil 1206-04/Badau bersama instansi dan warga kembali berjibaku memadamkan api.

“Kami bersama instansi terkait akan terus berupaya melakukan pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan dalam penanganan Karhutla,” ujar Danramil Kapten Inf Mahfud Sabban.

Dari 5 titik, satu pesan Dandim 1206 Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro Patroli akan terus dilakukan.

“Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan wilayah Kapuas Hulu tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta dampak asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, ” tutup Letkol Arm Andreas. (*)

Share