Dorong Ekonomi Kerakyatan, DPRD Sidoarjo Bumikan Pancasila Lewat Penguatan UMKM

Dorong Ekonomi Kerakyatan, DPRD Sidoarjo Bumikan Pancasila Lewat Penguatan UMKM

Share
Share

Sidoarjo, Detiktoday.com — DPRD Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen mendorong penguatan sektor ekonomi kerakyatan sebagai langkah nyata mengejawantahkan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah tantangan global. 

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pasar tradisional menjadi pilar utama yang diperkuat melalui kebijakan anggaran dan regulasi yang berpihak pada kemandirian daerah.

Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi pengingat penting bahwa kedaulatan ekonomi harus dibangun di atas fondasi kebersamaan dan perlindungan terhadap pelaku usaha lokal.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, memaparkan pentingnya keberpihakan politik anggaran dalam menggerakkan roda ekonomi yang inklusif dan berkeadilan di Sidoarjo.

“Implementasi dari sila keadilan sosial dan kemandirian ekonomi harus mewujud pada dukungan nyata bagi para pelaku UMKM, karena mereka adalah urat nadi perekonomian masyarakat,” ujar Kusumo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Senin (1/6/2026).

Legislator yang membidangi perekonomian dan keuangan ini menambahkan bahwa parlemen terus mengawal program fasilitasi modal, pendampingan digitalisasi produk, hingga penyediaan ruang usaha yang layak bagi masyarakat kelas bawah. Langkah ini diambil demi menciptakan pemerataan kesejahteraan yang konkret.

“Kita tidak boleh membiarkan pelaku ekonomi kecil berjuang sendirian. Negara melalui fungsi legislatif harus hadir memastikan iklim usaha di Sidoarjo tetap sehat dan memihak pada kepentingan rakyat kecil,” tegas Kusumo.

Sejalan dengan komitmen di parlemen, struktur partai juga bergerak aktif menginstruksikan seluruh kader untuk turun langsung mendampingi kelompok usaha masyarakat. Mereka juga mengampanyekan kembali semangat gotong royong dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Baca: Ganjar Dukung KPK Perketat Syarat Pemimpin

Kusumo menegaskan bahwa benteng pertahanan terbaik dalam menghadapi arus modernisasi adalah dengan memperkuat literasi ekonomi berbasis kerakyatan serta membuka ruang kolaborasi kreatif bagi generasi muda.

“Ekonomi gotong royong adalah jati diri kita, di mana yang besar merangkul yang kecil dan yang kecil bergerak bersama untuk tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri,” tuturnya.

Melalui sinergi kokoh antara pengawasan regulasi ekonomi di legislatif dan gerakan pemberdayaan di tengah konstituen, peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal yang berdaulat, tangguh, dan menyejahterakan warga Kabupaten Sidoarjo.

Share