
Detiktoday.com – Partai Gerindra menilai dukungan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi modal kuat untuk kembali maju pada Pemilu 2029. Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyebut tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap kinerja Prabowo menjadi sinyal positif bagi peluang dua periode.
Pernyataan itu disampaikan Muzani menanggapi hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia pada awal 2026. Dalam survei tersebut, mayoritas responden mengaku puas terhadap kinerja Prabowo sebagai presiden.
“Support terhadap kepercayaan Pak Prabowo disurveikan cukup tinggi, 80 persen survei yang terbaru. Jadi itu menjadi modal kami untuk makin meyakinkan bahwa Prabowo dua periode insyaallah tidak terlalu susah,” ujar Muzani di Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, sejumlah program prioritas pemerintah turut memperkuat tingkat penerimaan publik. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebutnya berbasis komunitas dan mulai menemukan pola pelaksanaan yang efektif.
“Program-program yang sekarang berjalan adalah program yang nyata-nyata berbasis komunitas sosial, seperti makan bergizi yang sekarang sudah mulai menemukan pola dan bentuknya,” kata Muzani.
Hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis sebelumnya menunjukkan 79,9 persen responden merasa puas dengan kinerja Prabowo. Survei itu dilakukan terhadap 1.220 warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun pada periode 15–21 Januari 2026.
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa tingkat kepuasan tersebut relatif stabil dibandingkan Januari 2025. “Secara umum tidak terlalu berbeda antara approval rating Januari 2025 dan Januari 2026,” ujarnya, dikutip dari Antara, Minggu (8/2).
Secara rinci, sebanyak 13 persen responden menyatakan sangat puas, 66,9 persen puas, 17,1 persen kurang puas, dan 2,2 persen tidak puas sama sekali. Sementara itu, 0,8 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
Burhanuddin menilai angka kepuasan tersebut tergolong tinggi untuk ukuran seorang presiden pada awal masa pemerintahan. Ia bahkan membandingkannya dengan tingkat kepuasan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 serta Presiden ke-7 Joko Widodo pada 2014, yang disebutnya lebih rendah pada periode serupa.
Menurutnya, tingginya tingkat kepuasan terhadap Prabowo juga tidak lepas dari kombinasi dukungan elektoral yang kuat pada Pilpres 2024, termasuk limpahan dukungan dari basis pemilih Presiden sebelumnya.
Selain itu, faktor generasi muda turut berperan. Burhanuddin menyebut kelompok Gen Z menjadi salah satu penopang utama tingginya approval rating tersebut. Berdasarkan exit poll saat Pilpres 2024, sekitar 71 persen pemilih Gen Z memilih Prabowo.
“Sepertinya tidak banyak bergeser dari basis pemilih yang puas terhadap Pak Prabowo,” ujarnya.
Dari sisi alasan kepuasan, sebanyak 17,5 persen responden menyebut kinerja pemberantasan korupsi sebagai faktor utama. Kemudian 15,6 persen menyatakan puas karena Prabowo dinilai sering memberikan bantuan, 11 persen menilai program kerjanya baik, dan 10,5 persen melihat sudah ada hasil nyata dari kebijakan yang dijalankan.
Leave a comment