Home ADIKARYA PARLEMEN Hadapi Lonjakan Arus Nataru, Tuti Turimayanti Minta Antisipasi Titik Rawan Kecelakaan Diperkuat

Hadapi Lonjakan Arus Nataru, Tuti Turimayanti Minta Antisipasi Titik Rawan Kecelakaan Diperkuat

Share
Share

Detiktoday.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tuti Turimayanti, mengingatkan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah ruas jalan yang berpotensi rawan kecelakaan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peningkatan mobilitas masyarakat yang terjadi setiap akhir tahun dinilai perlu diantisipasi secara serius agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.

Menurut Tuti, periode Nataru hampir selalu diwarnai lonjakan volume kendaraan, baik di jalan tol, jalur nasional, maupun ruas provinsi dan kabupaten/kota. Situasi tersebut kerap dipicu berbagai faktor, seperti cuaca yang tidak menentu, kelelahan pengemudi akibat perjalanan panjang, serta kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya optimal di sejumlah titik.

“Arus lalu lintas saat Nataru sangat padat. Pemerintah harus melakukan pemetaan yang matang terhadap titik-titik rawan kecelakaan dan mengambil langkah antisipatif sejak dini,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, kepolisian, dinas perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Langkah pencegahan, seperti penambahan rambu peringatan, optimalisasi penerangan jalan, hingga perbaikan ruas jalan yang rusak, menurutnya harus dilakukan sebelum memasuki puncak arus liburan.

Selain itu, pengawasan juga perlu ditingkatkan di jalur-jalur yang selama ini dikenal memiliki risiko tinggi, seperti tanjakan dan turunan curam, tikungan tajam, serta wilayah yang rawan genangan air atau longsor.

“Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kecelakaan terus berulang karena kurangnya kesiapan dan antisipasi,” tegas Tuti.

Di sisi lain, ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan disiplin selama berkendara. Pengendara diminta untuk menaati peraturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta beristirahat cukup dan tidak memaksakan diri saat merasa lelah.

“Peran pemerintah sangat penting, tetapi keselamatan juga bergantung pada kesadaran pengguna jalan. Kepatuhan dan kewaspadaan saat berkendara menjadi kunci, terutama di tengah kepadatan arus Nataru,” katanya.

Tuti berharap dengan kesiapan infrastruktur yang memadai, pengawasan yang optimal, serta partisipasi aktif masyarakat, risiko kecelakaan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru dapat diminimalkan.

“Libur akhir tahun seharusnya menjadi momen yang aman dan menyenangkan, bukan berubah menjadi duka akibat kecelakaan yang sebetulnya bisa dicegah,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *