Detiktoday.com, PALEMBANG – Peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 menjadi momentum apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil ditorehkan Pemerintah Kota Palembang di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam.
Hal itu disampaikan langsung Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Palembang dalam rangka Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, Rabu (17/6/2026).
Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut Palembang sebagai wajah sekaligus barometer pembangunan Sumatera Selatan. Menurutnya, keberhasilan yang dicapai Kota Palembang turut memberikan dampak besar terhadap kemajuan provinsi secara keseluruhan.
“Palembang adalah etalase Sumatera Selatan. Apa yang terjadi di Palembang akan sangat berpengaruh terhadap capaian provinsi karena hampir 20 persen penduduk Sumsel berada di kota ini,” ujar Herman Deru.
Ia secara khusus memberikan apresiasi terhadap capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang yang kini mencapai 83,27 persen dan masuk kategori tinggi.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas angka IPM yang disampaikan tadi. Ini bukan angka yang muncul begitu saja, tetapi merupakan hasil kerja bersama dari sektor pendidikan, kesehatan, sosial, hingga ekonomi yang berjalan beriringan,” katanya.
Menurut Herman Deru, tingginya IPM menjadi indikator bahwa kualitas hidup masyarakat Palembang terus mengalami peningkatan.
“IPM yang tinggi menunjukkan bahwa masyarakat semakin sehat, semakin cerdas, dan memiliki daya beli yang semakin baik. Ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan,” tegasnya.
Selain IPM, Gubernur juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Palembang yang mencapai 5,91 persen pada Triwulan I Tahun 2026, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi maupun nasional.
“Capaian ini menunjukkan bahwa roda ekonomi di Palembang bergerak sangat baik. Di tengah tantangan ekonomi global yang tidak mudah, Palembang mampu menunjukkan performa yang luar biasa,” ujarnya.
Herman Deru juga memberikan perhatian khusus terhadap proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang saat ini tengah berjalan di Palembang.
Menurutnya, proyek tersebut menjadi bukti bahwa Kota Palembang mampu menciptakan iklim investasi yang dipercaya oleh investor nasional maupun internasional.
“Banyak daerah memiliki persoalan sampah yang sama, bahkan lebih besar. Namun mengapa investor tertarik masuk ke Palembang? Karena pelayanan publiknya baik, administrasinya tertata, dan pemerintahnya mampu memberikan kepastian,” katanya.
Ia menilai keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kepercayaan investor.
“Ini adalah role model yang baik. Ketika tata kelola pemerintahan berjalan baik, maka investasi akan datang dengan sendirinya,” tambahnya.
Meski demikian, Herman Deru mengingatkan agar Pemerintah Kota Palembang bersama DPRD tetap menjaga efisiensi anggaran dan fokus pada program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Kita harus menerapkan prinsip low cost, high explosive. Anggaran yang terbatas harus menghasilkan manfaat yang besar bagi masyarakat,” pesannya.
Ia juga meminta seluruh pejabat publik untuk tidak alergi terhadap kritik yang berkembang di tengah masyarakat maupun media sosial.
“Jadi pejabat itu harus siap dikritik. Jangan mudah baper. Jadikan kritik sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
“Jawablah kritik dengan kinerja, dengan data, dan dengan hasil yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” sambungnya.
Sementara itu, Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa menegaskan bahwa usia 1.343 tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun oleh kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Kota ini tidak berdiri karena kekuatan satu orang. Kota ini tumbuh dan berkembang karena kita melangkah bersama-sama,” kata Ratu Dewa.
Ia mengungkapkan bahwa berbagai capaian pembangunan selama satu setengah tahun terakhir merupakan hasil dari kerja nyata seluruh jajaran pemerintah bersama masyarakat.
“IPM Palembang saat ini berada pada angka 83,27 persen. Ini adalah representasi dari meningkatnya kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Kota Palembang,” ujarnya.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,91 persen menjadi bukti bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan mulai memberikan dampak positif.
“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi bukti bahwa aktivitas ekonomi masyarakat terus tumbuh dan berkembang,” kata Ratu Dewa.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang akan terus menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional melalui lima program unggulan, yakni Palembang Cerdas, Palembang Peduli, Palembang Sehat, Palembang Gercep, dan Palembang Belagak.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Kaum marginal, penyandang disabilitas, lansia, hingga pekerja harian harus merasakan manfaat pembangunan secara langsung,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Ratu Dewa mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 sebagai momentum memperkuat semangat membangun kota.
“Hari jadi ke-1343 ini bukan garis akhir. Ini adalah garis awal untuk berlari lebih cepat menuju Palembang yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.