Ini Tugas Saya sebagai Wakil Rakyat

Ini Tugas Saya sebagai Wakil Rakyat

Share
Share

Rote Ndao, Detiktoday.com — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Stevano Rizki Adranacus, menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Melalui jalur aspirasinya, sebanyak 1.365 siswa dari 142 sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao berhasil memperoleh bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Stevano saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao di Aula Narwastu, Kecamatan Lobalain, Minggu (31/5/2026).

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

“Beasiswa ini akan terus disalurkan. Saya tetap berjuang dan berkomitmen untuk membantu anak-anak sekolah di Kabupaten Rote Ndao. Ini adalah tugas saya sebagai wakil rakyat yang diberikan oleh rakyat,” ujar Stevano di hadapan para kader dan pengurus.

Selain mengukuhkan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Rote Ndao, legislator muda ini memanfaatkan momentum tersebut untuk memastikan pemenuhan fasilitas dan sarana pendidikan di wilayah daerah pemilihannya (dapil).

Berdasarkan data yang dihimpun, program PIP aspirasi ini menjangkau seluruh jenjang pendidikan dengan penerima terbanyak berada di tingkat Sekolah Dasar (SD). Perincian penerima manfaat tersebut meliputi:

– SD: 928 siswa dari 96 sekolah

– SMP: 267 siswa dari 34 sekolah

– SMA: 74 siswa dari 7 sekolah

– SMK: 39 siswa dari 5 sekolah

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur 

Sebaran bantuan ini juga dipastikan merata di berbagai wilayah dan tidak terpusat di satu titik saja. Kecamatan Rote Barat Laut tercatat menerima kuota terbanyak dengan 366 siswa, disusul Rote Timur (304 siswa), dan Lobalain (276 siswa).

Sementara itu, wilayah lain juga turut terakomodasi, antara lain Rote Barat Daya (110 siswa), Pantai Baru (104 siswa), Rote Tengah (68 siswa), Landu Leko (62 siswa), Rote Barat (37 siswa), Loaholu (24 siswa), Rote Selatan (10 siswa), dan Ndao Nuse (4 siswa).

Program PIP sendiri merupakan instrumen strategis untuk mendukung kebutuhan personal siswa dari keluarga kurang mampu, seperti pembelian seragam, alat tulis, dan pembiayaan transportasi ke sekolah. Kehadiran beasiswa jalur aspirasi ini diharapkan dapat menekan angka putus sekolah di pelosok NTT akibat kendala ekonomi.

Respons positif pun datang dari masyarakat setempat. Salah seorang warga Rote Ndao berharap agar program yang dikawal oleh Komisi X DPR RI ini bisa terus berlanjut secara konsisten pada tahun-tahun mendatang agar mampu menjangkau lebih banyak anak-anak di daerah pelosok.

Share