Bandung || Kesiapan kekuatan udara tidak hanya ditentukan kemampuan operasi, tetapi juga oleh sistem pemeliharaan yang mampu menjaga alpalhankam tetap laik, andal, dan siap digerakkan setiap saat. Di tengah dinamika ancaman dan tuntutan operasi yang semakin kompleks, TNI Angkatan Udara terus memperkuat tata kelola pemeliharaan sebagai fondasi utama kesiapan pertahanan udara nasional.
Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., saat menyerahkan jabatan Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) kepada Marsma TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., di Lapangan Apel Makoharmatau, Bandung, Rabu (13/5/2026).
Dalam amanatnya, Kasau menegaskan bahwa perkembangan lingkungan strategis menuntut kekuatan udara selalu siap digunakan, baik dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang. Menurut Kasau, kesiapan tersebut hanya dapat diwujudkan apabila seluruh alutsista berada dalam kondisi optimal dan didukung sistem pemeliharaan yang kuat serta berkesinambungan.