Detiktoday.com, TANAH DATAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai NasDem, Dr. Lisda Hendrajoni, SE., MM., Tr., mengajak jajaran Kementerian Agama (Kemenag) dan pondok pesantren di Kabupaten Tanah Datar untuk bersama-sama mengembangkan Program NGOPI atau Ngobrol Pendidikan Islam.
Program tersebut dikembangkan melalui Seminar Nasional yang digelar di Hotel Emersia Batusangkar, Selasa (1/9/2026).
Program NGOPI diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat pendidikan Islam, khususnya dalam mewujudkan madrasah berbasis pesantren yang unggul dan ramah anak. Pendidikan di pesantren diharapkan mampu membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dunia sekaligus nilai-nilai keagamaan sebagai bekal kehidupan akhirat.
Seminar Nasional tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang diwakili Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Dr. H. Muhammad Nur, M.A.
Kegiatan itu turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi NasDem dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I, Dr. Lisda Hendrajoni, SE., MM., Tr., jajaran Kementerian Agama, pengelola pondok pesantren, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Muhammad Nur mengatakan Seminar Nasional Program NGOPI merupakan salah satu kegiatan pertama yang dilaksanakan di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Tanah Datar.
Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan oleh pondok pesantren dan jajaran Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi para santri.
“Kami sebagai pelaksana dari UIN Imam Bonjol Padang berharap Program NGOPI atau Ngobrol Pendidikan Islam ini dapat membantu pondok pesantren dan Kementerian Agama di Tanah Datar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan para santri,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh madrasah dan pondok pesantren dapat menerapkan nilai-nilai dan semangat yang dikembangkan melalui Program NGOPI di lingkungan pendidikan masing-masing.
Sementara itu, Lisda Hendrajoni mengatakan pengembangan madrasah berbasis pesantren yang unggul dan ramah anak menjadi salah satu perhatian penting dirinya sebagai anggota DPR RI, khususnya di Komisi VIII.
Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan pesantren dan madrasah.
“Kami dari Fraksi NasDem dan Komisi VIII DPR RI dari Dapil Sumatera Barat I akan mendukung program madrasah berbasis pesantren yang unggul dan ramah anak. Pendidikan di pesantren memiliki banyak kelebihan karena tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak para santri,” tutur Lisda.
Menurut Lisda, pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang memiliki keteladanan, kedisiplinan dalam beribadah serta rasa tanggung jawab.
Selain itu, pendidikan pesantren juga harus mampu menjawab perkembangan zaman, termasuk dalam menghadapi kemajuan sains dan teknologi.
“Dengan menghidupkan dan mengembangkan program madrasah berbasis pesantren, berarti kita turut membantu mencetak generasi penerus bangsa ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (*)