SAN FRANCISCO, Detiktoday.com – Mantan Presiden PayPal sekaligus tokoh berpengaruh di dunia teknologi finansial, David Marcus, kembali menegaskan pandangan optimisnya terhadap masa depan Bitcoin (BTC). Marcus memprediksi bahwa dalam jangka panjang, harga aset kripto nomor satu di dunia tersebut mampu menyentuh angka 1 juta dolar AS atau lebih per keping.
Hal tersebut disampaikan Marcus seperti dikutip CNBC internasional pada akhir April 2026. Meski memberikan target harga yang sangat fantastis, CEO Lightspark ini enggan menetapkan tenggat waktu yang spesifik kapan target tersebut akan tercapai.
Marcus menyoroti perubahan besar dalam pola kepemilikan Bitcoin saat ini. Jika dahulu pasar didominasi oleh pemegang jangka panjang (hodlers), kini kehadiran Exchange-Traded Funds (ETF) telah mengekspos Bitcoin pada berbagai strategi perdagangan baru.
“Kehadiran ETF membuat arus pergerakan Bitcoin menjadi lebih volatil karena melibatkan berbagai jenis strategi trading yang berbeda,” ujar sosok yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden di Facebook tersebut, sebagaimana dikutip laman TheStreet, Jumat (1/5/2026).
Visi Bitcoin sebagai Jaringan Global
Selain masalah harga, Marcus menekankan pentingnya teknologi Bitcoin sebagai infrastruktur keuangan dunia. Melalui perusahaannya, Lightspark, ia fokus mengembangkan Lightning Network untuk membuat pengiriman uang secara global menjadi jauh lebih efisien bagi miliaran orang.
Visi ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Block milik Jack Dorsey melalui aplikasi Square dan Cash App, di mana transaksi dapat diselesaikan dalam dolar menggunakan jaringan Bitcoin yang aman.
“Visi saya adalah menggunakan jaringan yang tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun, dan menggunakan teknologi tersebut untuk memindahkan uang secara global dengan cara yang lebih efektif,” tambahnya.
Inovasi Perbankan Global
Dalam kesempatan yang sama, Marcus juga memperkenalkan Grid Global Accounts, sebuah produk perbankan korporat terbaru dari Lightspark. Layanan ini memungkinkan platform untuk menawarkan akun dolar bermerek, konversi stablecoin, kartu debit Visa, hingga layanan valuta asing instan yang mencakup 65 negara.
David Marcus bukanlah nama baru di industri teknologi global. Perjalanannya mencerminkan bagaimana industri kripto mulai menarik perhatian para petinggi Silicon Valley. Sebelum mendirikan Lightspark pada tahun 2022, ia memimpin PayPal sebagai Presiden dan kemudian membawa keahliannya ke Facebook (sekarang Meta) untuk mengelola produk pesan instan.
Di Meta, Marcus adalah salah satu pencipta utama Diem (sebelumnya dikenal sebagai Libra), sebuah proyek mata uang kripto ambisius yang sayangnya gagal terealisasi karena hambatan regulasi global yang ketat. Pengalamannya juga mencakup kursi di dewan direksi Coinbase, bursa kripto terbesar di Amerika Serikat.
Kini, melalui Lightspark, Marcus berupaya mengatasi salah satu masalah terbesar Bitcoin: kecepatan dan biaya transaksi. Dengan memanfaatkan Lightning Network (lapisan kedua di atas protokol Bitcoin), ia berharap dapat mengubah Bitcoin dari sekadar “emas digital” menjadi alat pembayaran global yang praktis dan efisien bagi semua orang.