Mega Ekspansi Antam (ANTM), Harga Saham Bisa Loncat ke SiniMega Ekspansi Antam (ANTM), Harga Saham Bisa Loncat ke Sini

Mega Ekspansi Antam (ANTM), Harga Saham Bisa Loncat ke SiniMega Ekspansi Antam (ANTM), Harga Saham Bisa Loncat ke Sini

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – PT Antam Tbk (ANTM) mengungkapkan progres mega ekspansi perseroan, terutama mengenai Proyek Dragon dan hilirisasi nikel lainnya. Hal itu disampaikan manajemen ANTM dalam earnings call bersama para pelaku pasar, seperti dilaporkan Stockbit Sekuritas, dikutip pada Jumat (17/4/2026).

Untuk Proyek Dragon, Antam (ANTM) dan konsorsium Huayou akan memfinalisasi framework joint venture pada akhir 2026. ANTM memperkirakan proyek ini membutuhkan tambahan pasokan bijih saprolit 7 juta wmt dan bijih limonit 3 juta wmt per tahun pada 2027-2028.

Lalu, soal proyek RKEF Haltim, ANTM telah melaksanakan penyertaan modal pertama pada kuartal III-2025. Konstruksi proyek dimulai pada kuartal IV-2025. “Target commissioning pada pertengahan 2027,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya.

Manajemen ANTM, menurut Stockbit, mengungkapkan bahwa proyek tersebut bakal membutuhkan tambahan capex untuk migrasi mesin diesel ke power grid. Saat ini, kepemilikan ANTM di proyek RKEF Haltim sebesar 40%. Kapasitasnya 88 ribu ton NPI.

Kemudian, di proyek HPAL Haltim, entitas joint venture telah didirikan, dengan final investment decision ditargetkan rampung pada kuartal II-2026 dan target konstruksi pada semester II-2027. Kepemilikan ANTM sebesar 30%. Kapasitasnya 55 ribu ton MHP.

Di sisi lain, penyertaan modal untuk proyek IBC Precursor di Karawang sudah dilakukan, dengan konstruksi ditargetkan rampung pada akhir 2026. Sedangkan proyek Precursor Cathode Active Material di Halmahera Timur masih dalam tahap feasibility study dan pembentukan entitas.

“Manajemen ANTM juga menyebut tambahan pembayaran CATL terkait konversi resources menjadi reserves dari divestasi 49% saham PT Sumberdaya Arindo senilai US$ 417 juta pada akhir 2023 akan difinalisasi pada akhir 2026 sebagai potensial upside,” beber Stockbit.

Target Harga Saham 

Share