JAKARTA, Detiktoday.com – PT Valbury Asia Futures (Valbury) berkolaborasi bersama Pibo menggelar Graduation Day untuk memberikan apresiasi Literacy Award kepada 1.000 siswa kelas 4 SD, guru, dan sekolah terbaik dalam program ‘Literaton’.
Di tengah pesatnya perkembangan lanskap investasi digital, urgensi pemahaman finansial sejak dini menjadi fondasi krusial bagi masa depan ekonomi Indonesia.
Menjawab tantangan tersebut, Valbury menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk #ValburyBerbagi.
Valbury menggandeng Pibo menghadirkan program ‘Literaton’, sebuah program edukatif yang dirancang untuk pemberdayaan bagi guru dan siswa dalam pembelajaran literasi inovatif. Kolaborasi ini sejalan dengan agenda dunia 2030 untuk pencapaian SDGs poin 4 – Pendidikan Berkualitas.
Melalui program ‘Literaton’, Valbury dan Pibo mengemas materi edukasi keuangan yang sering kali dianggap kompleks menjadi modul pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar.
Valbury memperkaya PiBo Literaton ini melalui modul ‘Mengelola Uang dengan Bijak’, pelatihan edukasi literasi keuangan untuk guru, serta kegiatan praktik langsung ‘Tamasya Belajar – Bijak Berbelanja’ bersama 48 siswa di sebuah pasar swalayan di Bandung. Pogram yang berjalan selama 6 bulan tersebut menjangkau 20 sekolah dasar di 9 kota/kabupaten di Banten dan Jawa Barat.
Dalam Graduation Day, PiBo Literaton juga memberikan Literacy Awards untuk mengapresiasi dedikasi peserta berdasarkan tiga kategori: siswa, guru, dan sekolah.
Untuk kategori siswa, Elang Zamzani dari SDN 093 Tunas Harapan Cijerah meraih gelar ‘Pencinta Buku’ setelah membaca buku terbanyak, yaitu 515 buku dan Siti Humaira dari SDN Serang 15 dianugerahi ‘Penyelam Buku’ berkat rata-rata durasi membacanya yang mencapai 77 menit per hari.
Sementara itu, Harun Al-Rassyid dari SDN Sukasirna Cilaku, Cianjur, dinobatkan sebagai ‘Pembaca Berdedikasi’ karena berhasil mencatat rentetan membaca selama 87 hari berturut-turut tanpa putus.
Penghargaan juga diberikan kepada Sisca Amalia dari SDN 093 Tunas Harapan Cijerah yang terpilih sebagai ‘Guru Pemimpin Literasi’. Selain itu, SDN Sukasirna Cilaku Cianjur dinobatkan sebagai ‘Sekolah Berbudaya Literasi’ yang telah menunjukkan adopsi program yang kuat dengan keterlibatan konsisten di seluruh ekosistem sekolah, mulai dari siswa, guru, pimpinan sekolah hingga orang tua.
Head of Marketing & Communication Valbury, Caroline Haryono mengatakan bahwa pendidikan dan literasi merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang lebih siap menghadapi masa depan.
“Melalui ‘Literaton’, kami ingin membangun budaya literasi di tingkat dasar dan pendidik memiliki pemahaman dasar yang cukup untuk ke depannya dalam mengambil keputusan finansial yang lebih baik,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).
Pihak PiBo juga menyambut baik kolaborasi bersama Valbury dalam memperkuat gerakan literasi di Indonesia. “Di PiBo Literaton, dampak terbesar adalah kebiasaan yang terbentuk. Anak yang membaca konsisten setiap hari sedang membangun kefasihan, pemahaman, dan kepercayaan diri,” jelas Mayumi Haryoto, program director PiBo Literaton dan CEO PiBo.
Menurut dia, kebiasaan angkatan pertama tersebut nyata dan tujuan PiBo ke depan adalah membantu lebih banyak anak Indonesia mencapai konsistensi yang sama. “Kepada semua guru dan siswa yang semangat hadir setiap hari: Selamat, pencapaian ini milik kalian,” ujar Mayumi.
Pihak sekolah juga menyambut baik program ini. Ucu Sugandi, kepala sekolah SDN Sukasirna Cilaku Cianjur – pemenang Sekolah Berbudaya Literasi, menyampaikan bahwa akses buku digital PiBo yang kaya dan menarik membuat anak-anak semangat membaca dan respons orang tua pun sangat positif. Kebiasaan yang terbentuk tidak akan berhenti di sini.
Melalui program edukasi dini ‘Literaton’, Valbury membuktikan posisinya sebagai pialang yang tidak hanya mengejar pertumbuhan transaksi, tetapi juga menjadi mitra pemangku kepentingan di industri PBK ataupun pemerintah dalam membangun literasi keuangan yang kuat sejak dini di masyarakat.