JAKARTA, Detiktoday.com – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berhasil membalikkan keadaan pada pekan lalu periode 29 Juni- 3 Juli 2026 dengan membukukan net buy dari investor asing Rp 46,96 miliar.
Situasinya agak lain dibandingkan dua pekan sebelumnya berturut-turut, periode 15-19 Juni serta 22-26 Juni, di mana saham emiten Grup Bakrie dan Salim tersebut mengalami net sell asing masing-masing Rp 553,31 miliar serta Rp 67,97 miliar.
Meski diborong asing, saham Bumi Resources (BUMI) malah tertekan 1,42% sepanjang pekan lalu. Pada Jumat (3/7/2026), saham emiten pertambangan ini diparkir di Rp 139. Dalam sebulan terakhir, saham BUMI jatuh 13,66%.
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menjagokan saham Bumi Resources untuk Senin (6/7/2026). Menurut broker efek tersebut, pergerakan saham BUMI tertahan pada level support di 126-136.
“Selama berada di atas level tersebut, terdapat potensi rebound dengan target resistance pada 148-160,” jelas BRIDS dalam rekomendasi singkatnya untuk perdagangan hari ini.
BRIDS menyebut ada sentimen tambahan BUMI. Di mana BUMI membukukan laba bersih pada kuartal I-2026 sebesar Rp 406,8 miliar. Naik bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025 sebesar Rp 296,4 miliar.