Pakar Optimis Harga Emas Bisa Naik Kencang Segini

Perdagangan Emas Berubah Arah

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Sejumlah bank besar di China menutup layanan yang membantu perdagangan ritel emas di tengah penurunan harga emas ke level US $ 4.000.

Dikutip dari Mining, Minggu (28/6/2026), bank terbesar di China berdasarkan aset, yaitu Industrial & Commercial Bank of China Ltd (ICBC) mengatakan bahwa pihaknya berhenti menawarkan layanan perantara perdagangan emas di Shanghai Gold Market setelah penyelesaian pada 24 Juli.

China Guangfa Bank Co. juga meminta klien untuk menutup akun perdagangan emas mereka sebelum pukul 15.30 waktu Hong Kong pada hari Kamis, atau menghadapi likuidasi paksa pada akhir bulan, menurut sebuah pemberitahuan.

Sementara itu, investor masih bisa menanamkan uang ke dalam produk akumulasi emas atau dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) emas, kata bank tersebut.

Penutupan ini menandai salah satu langkah terakhir yang dilakukan oleh bank-bank di China untuk mengekang perdagangan emas ritel. ICBC dan beberapa bank lain telah membatasi investor untuk membuka posisi baru pada kontrak utama di Shanghai Gold Market sejak tahun 2022, sementara tetap mengizinkan penjualan emas atau menutup posisi mereka.

“Mengingat mereka telah membatasi individu untuk membuka posisi, langkah ini tidak akan berdampak besar,” kata Song Jiangzhen, seorang peneliti di Akademi Pasar Emas Selatan Guangdong.

Kedua bank tersebut menjelaskan bahwa layanan perdagangan emas ditutup karena faktor manajemen risiko, yang mencakup perdagangan baik kontrak spot maupun kontrak pengiriman tertunda.

Selama setahun terakhir, bank-bank di China telah secara bertahap memperketat ambang batas untuk investasi ritel dalam emas, dan memperingatkan terhadap risiko dalam perdagangan yang bergejolak yang menyebabkan kerugian bahkan bagi investor berpengalaman seperti hedge fund kuantitatif.

Investor emas ritel kini masih dapat membuka rekening perdagangan di Bursa Berjangka Shanghai melalui perusahaan pialang, atau berinvestasi dalam apa yang disebut rencana akumulasi emas yang ditawarkan oleh bank komersial, di mana mereka dapat membeli emas batangan secara bertahap dalam jangka panjang.

Harga emas sendiri terus menurun ke level US $ 4.000 per troy ounce dalam beberapa hari terakhir, memperpanjang penurunan dari rekor tertinggi di level US$ 5.600 pada Januari 2026. Logam mulia ini telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama dua tahun sebelumnya, tetapi reli tersebut runtuh setelah pecahnya perang AS-Iran memicu kekhawatiran lonjakan inflasi, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi.

Share