Pererat Silaturahmi dan Cari Bibit Baru

Pererat Silaturahmi dan Cari Bibit Baru

Share
Share

Jakarta, Detiktoday.com – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Fajar Taufik, mengatakan turnamen sepakbola U17 yang digelar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cipatat merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menggali potensi atlet muda di wilayah tersebut.

“Jadi PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cipatat, isi dari Bulan Sukarno itu, modalnya satu, mempererat silaturahim antara kader, antara pengurus, antara kader dengan masyarakat,” kata Fajar Taufik, dikutip Kamis (18/6/2026).

Turnamen sepakbola U17 tersebut digelar di Lapangan Sepakbola Sari Mukti, Desa Sari Mukti, Kecamatan Cipatat. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Bulan Bung Karno yang rutin diperingati PDI Perjuangan setiap bulan Juni.

“Jadi menjunjung tinggi sportifitas dan hal-hal yang lain yang dirasakan oleh khalayak. Selain turnamen sepakbola adan juga pengobatan gratis, dan lain-lain,” imbuh Fajar.

Menurut Fajar, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, PDI Perjuangan ingin memperkuat hubungan antara kader partai dan warga.

Ia menjelaskan, sejumlah tokoh partai turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat Tuti Turmayanti, Dewan Penasehat PDI Perjuangan KBB Pamriadi, anggota dewan daerah pemilihan Cipatat Iwan Ridwan, serta Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cipatat Sopandi.

“Support system langsung dari Ketua DPD, PDI Perjuangan Jawa Barat. Ketua Jawa Barat, Ono Surono, support system lah. Dan Ketua PAC PDI Perjuangan Cipatat, Sopandi juga hadir,” ungkap Fajar.

Fajar berharap turnamen sepakbola U17 ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus dilaksanakan oleh PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cipatat. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain muda berbakat.

“Diselenggarakan turnamen sepakbola tersebut untuk menggali bibit bibit sepakbola. Selain itu untuk menjalin persaudaraan, gotong royong juga. Jadi mudah-mudahan agenda acara ini akan terus. Respon masyarakat sangat baik,” jelas Fajar.

Ia menambahkan, olahraga dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan olahraga sangat penting untuk terus dijaga.

“Itu akan semakin erat, semakin kuat. Semuanya dimulai di Cipatat di lapangan sepakbola Sari Mukti Desa Sari Mukti,” tukasnya.

Fajar juga mengungkapkan bahwa turnamen tersebut diikuti oleh klub-klub sepakbola dari seluruh wilayah Kecamatan Cipatat. Kompetisi ini menjadi wadah bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka.

“Untuk menggali bibit-bibit potensial dan ke depannya yang kemungkinan akan dibawa ke Jawa Barat dan ketiga terbaik akan dibawa ke pertandingan tingkat nasional antar provinsi se-Indonesia,” ungkap Fajar.

Meski diikuti cukup banyak klub peserta, turnamen tersebut diselenggarakan dalam satu hari dengan durasi pertandingan selama 25 menit untuk setiap laga. Format tersebut diterapkan agar seluruh tim dapat berpartisipasi dan kompetisi berjalan efektif sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Share