Detiktoday.com, OKI – Mengurus dokumen kependudukan, membayar pajak kendaraan, membuat kartu pencari kerja hingga mengakses layanan kesehatan kini tidak lagi mengharuskan warga Kecamatan Lempuing menempuh perjalanan puluhan kilometer menuju Kayuagung.
Melalui program Lentera Desa atau Layanan Terpadu di Desa, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membawa berbagai layanan pemerintahan dan sosial langsung ke kecamatan. Puluhan jenis pelayanan disatukan dalam satu lokasi sehingga masyarakat dapat menyelesaikan beragam kebutuhan administrasi dalam sehari.
Sejak pagi, halaman Kantor Camat Lempuing dipenuhi warga. Mereka datang dengan keperluan yang beragam, mulai dari mengurus dokumen kependudukan, membayar pajak kendaraan, hingga memanfaatkan layanan kesehatan dan perizinan.
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki mengatakan pelayanan publik harus mampu menjangkau masyarakat, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.
“Tujuan utama program ini adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin pemerintah, mulai dari bupati, perangkat daerah, camat hingga kepala desa benar-benar hadir, bertemu, dan melayani masyarakat secara langsung,” kata Muchendi.
Menurut dia, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Di tengah keterbatasan anggaran, pelayanan publik tidak boleh ikut terbatas. Justru saat seperti ini dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, desa, dunia usaha, dan masyarakat agar pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan, seperti perekaman KTP elektronik, penerbitan dan perubahan Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, pelayanan keluarga berencana, donor darah, perizinan, pembuatan NPWP, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), layanan Samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan, layanan Dinas Sosial, pembuatan kartu pencari kerja (AK-1), penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), perpustakaan keliling, pelayanan kesehatan hewan, hingga pendampingan bagi pelaku UMKM.
Camat Lempuing Jamhari menilai kehadiran Lentera Desa menjawab persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat, yakni jauhnya akses menuju pusat pemerintahan kabupaten.
“Dengan hadirnya berbagai layanan di kecamatan, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Kayuagung. Berbagai kebutuhan administrasi dapat diselesaikan dalam satu tempat,” katanya.
Pelayanan publik tersebut juga dibarengi dengan sejumlah kegiatan sosial. Lebih dari 100 anak mengikuti khitanan massal, sementara 31 peserta dari Desa Bumi Agung diwisuda dalam program Sekolah Lansia. Penanaman pohon turut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kegiatan semakin meriah dengan penyelenggaraan Lempuing Motor Show yang diikuti komunitas otomotif dari delapan kategori. Ajang ini menjadi ruang kreativitas generasi muda sekaligus hiburan bagi masyarakat yang hadir.
Pada kesempatan yang sama, PT Niaga Utama Kencana menyerahkan hasil program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa jalan cor beton sepanjang 325 meter dengan lebar enam meter di Desa Tugu Agung kepada Pemerintah Kabupaten OKI. Infrastruktur tersebut diharapkan mendukung mobilitas warga serta aktivitas ekonomi desa.
Program Lentera Desa menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten OKI memperluas akses pelayanan publik hingga tingkat kecamatan. Bagi warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan, layanan yang hadir lebih dekat bukan hanya menghemat waktu dan biaya perjalanan, tetapi juga mempercepat pemenuhan berbagai kebutuhan administrasi sehari-hari.
Bagi warga, manfaat program ini dirasakan secara langsung. Rizki (24), warga Desa Cahya Maju, mengaku biasanya harus menghabiskan waktu seharian untuk mengurus administrasi di Kayuagung.
“Sekarang cukup datang ke Lentera Desa, semua layanan tersedia di sini. Sangat membantu masyarakat, terutama kami yang tinggal jauh dari ibu kota kabupaten,” katanya.