JAKARTA, Detiktoday.com – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI tiba-tiba membukukan net sell investor asing pada perdagangan Senin (11/5/2026) sebesar Rp 59,95 miliar. Hal yang tak biasa jika dibandingkan empat hari bursa sebelumnya, di mana saham emiten bank BUMN BBRI selalu membukukan net buy asing.
Harga saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) pun ditutup memerah 1,81% ke Rp 3.200 pada perdagangan kemarin. Sebanyak 196,43 juta saham BRI diperdagangkan, frekuensi 65.572 kali, dan nilai transaksi Rp 633,84 miliar.
Pada pekan lalu, saham Bank Rakyat Indonesia mayoritas menghijau dan hanya sekali ditutup di zona merah.
Saham BBRI memerah kemarin sejalan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang juga melorot 0,92% ke 6.905.
Menurut Phintraco Sekuritas, salah satu yang membuat IHSG memerah adalah pelemahan rupiah hingga posisi di atas Rp 17.400/dolar AS.
CGS International Sekuritas dalam analisisnya untuk perdagangan Selasa (12/5/2026) menilai saham BBRI bisa turun dengan support pertama di 3.173 dan support kedua 3.147.
Tapi saham Bank Rakyat Indonesia juga berpeluang naik jika mengenai pivot 3.227 dan kemudian resistance pertama 3.253 serta resistance kedua 3.307.