Detiktoday.com,TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) resmi memulai Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tulungagung Tahun 2026. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., di Ruang Rapat Prajamukti, Jumat (31/7/2026), menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan pasukan pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.
Pelatihan tersebut diikuti para calon Paskibraka yang telah lolos seleksi berjenjang. Acara pembukaan juga dihadiri para pelatih dan pembina Paskibraka, jajaran Anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Tulungagung, serta sejumlah pejabat terkait.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa pelatihan Paskibraka bukan sekadar membentuk kemampuan teknis dalam baris-berbaris, melainkan juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme.
“Paskibraka merupakan salah satu komponen strategis dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, proses pelatihan harus dimaknai sebagai wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab generasi muda,” tegasnya.
Menurutnya, pembinaan Paskibraka memiliki tujuan yang jauh lebih luas dibanding sekadar mempersiapkan petugas pengibar bendera. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali wawasan kebangsaan, nilai-nilai patriotisme, semangat persatuan dan kesatuan, sekaligus ditempa menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang anggota Paskibraka tidak hanya diukur dari keseragaman langkah atau kekompakan saat mengibarkan bendera, tetapi juga dari integritas, moral, serta jiwa kepemimpinan yang terbentuk selama mengikuti proses pembinaan.
Ahmad Baharudin juga mengingatkan seluruh peserta agar mensyukuri kesempatan menjadi calon Paskibraka karena tidak semua pelajar memperoleh kepercayaan tersebut.
“Terpilih sebagai calon Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Jagalah kepercayaan itu dengan menunjukkan sikap disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, serta menjaga nama baik diri, keluarga, dan sekolah,” pesannya.
Lebih lanjut, Plt Bupati mengajak para peserta agar tidak memandang kegiatan Paskibraka sebatas agenda seremonial tahunan. Ia menilai nilai utama dari pembinaan justru terletak pada pembentukan mental, spiritual, dan moral sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa.
“Jangan terjebak pada kegiatan formal semata. Yang lebih utama adalah bagaimana nilai-nilai Paskibraka mampu membentuk karakter yang berjiwa patriot, mencintai persatuan, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat,” ujarnya.
Ia optimistis seluruh peserta mampu mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga nantinya dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Tulungagung Tahun 2026. Para peserta diharapkan dapat menjalankan tugas pengibaran maupun penurunan Sang Saka Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan.
Pelatihan Paskibraka Tahun 2026 akan diisi dengan berbagai materi, mulai dari latihan fisik, baris-berbaris, pembentukan mental dan karakter, kepemimpinan, hingga penguatan wawasan kebangsaan. Seluruh rangkaian pembinaan diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, berjiwa nasionalis, serta siap menjadi teladan di sekolah maupun di tengah masyarakat.
Dengan dibukanya pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap lahir generasi Paskibraka yang tidak hanya tampil profesional saat menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, tetapi juga mampu menjadi agen pemersatu bangsa yang membawa semangat patriotisme dalam kehidupan sehari-hari.